Sempat Mengeluh Sesak Napas, Bocah Obesitas di Karawang Akhirnya Meninggal

Minggu, 29 September 2019 09:41 Reporter : Bram Salam
Sempat Mengeluh Sesak Napas, Bocah Obesitas di Karawang Akhirnya Meninggal Ilustrasi. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Setiya Putra (7) bocah obesitas berbobot 110 asal Dusun Cilempung, Desa Pasirjaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, Karawang, meninggal dunia akibat sesak napas yang diderita selama tiga hari terakhir.

"Sakit sesak napas selama tiga hari terakhir, akibatnya susah bernapas," kata Sarli, orang tua Setiya Putra, Minggu (29/9).

Dia juga menerangkan selama pemeriksaan medis di puskesmas setempat, bobot badan Setiya Putra menjadi 110 kilogram atau naik 10 kilogram dalam satu bulan.

"Bobot badannya naik sekitar 10 kilogram dari 100 kg menjadi 110 kg," terangnya.

Sarli mengatakan selama tiga hari Setiya Putra tidak banyak beraktivitas, hanya tidur dan makan karena setiap saat anaknya mengeluhkan sakit napas dan sering nyeri dan akhirnya meninggal dunia tadi malam sekitar pukul 21.00 WIB.

"Malam mengeluh sakit mau dibawa ke rumah sakit keburu meninggal," ujarnya.

Setya Putra menderita obesitas sejak empat tahun terakhir. Di usianya yang baru menginjak tujuh tahun, berat badan Setya sudah mencapai seratus kilogram.

Setya adalah anak keempat dari pasangan Sarli dan Komariah asal Kampung Cilempung, Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Akibat kegemukan yang dialaminya, Setya hanya bisa tidur dengan posisi duduk. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. Obesitas
  2. Karawang
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini