Sempat Kritis, Wakil Wali Kota Depok Gunakan Ventilator
Merdeka.com - Sepekan lebih Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok. Selama dirawat dia sempat mengalami masa kritis hingga dipasang alat ventilator.
"Iya kritis, susah napas. Kalau diganggu jadi susah bernapas. Suara saya juga parau kan," kata Pradi, Senin (8/2).
Namun kini kondisinya sudah membaik. Pradi mengucap syukur atas kondisinya tersebut. Dia mengaku lega telah lewat dari masa kritis selama perawatan. Kini sesak di dadanya sudah hilang. Kendati demikian, dia belum bisa banyak beraktivitas karena masih lemas.
"Sesaknya sudah enggak ada, sudah hilang alhamdulillah. Tinggal lemas-lemasnya saja ini," ujarnya.
Dia pun berharap agar yang lain tidak mengalami kondisi sepertinya.
"Kalian jangan sampai kena (Covid-19) ya," tambahnya.
Untuk mengetahui kondisi selanjutnya, dia akan menjalani swab lagi pada Rabu (10/2).
"InsyaAllah nanti Rabu pagi (Swab PCR), sekaligus pemeriksaan di laboratorium, di rontgen," terangnya.
Dia mulai mengalami gejala Covid-19 pada Jumat (29/1). Pradi pun gagal divaksin tahap II karena demam. Pradi pun langsung melaksanakan rapid tes dan hasilnya negatif. Saat itu Pradi berpikir dirinya hanya demam biasa.
Pradi minum obat secukupnya agar kembali pulih. Hanya saja demam yang dirasakan semakin tinggi menjelang malam. Dia pun memutuskan untuk melaksanakan Swab PCR dan hasilnya positif Covid-19.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya