Sempat Dapat Atensi Menteri, Ini Update Penanganan Hukum Kasus Pemerkosaan di Depok

Kamis, 19 Mei 2022 17:46 Reporter : Nur Fauziah
Sempat Dapat Atensi Menteri, Ini Update Penanganan Hukum Kasus Pemerkosaan di Depok Ilustrasi borgol. ©2013 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Kejaksaan Negeri Depok menerima pelimpahan tahap dua kasus ayah memperkosa anak kandung. Kasus ini terjadi beberapa waktu lalu, dan mendapat perhatian dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Menteri PPPA) Bintang Puspayoga. Dalam pelimpahan tahap dua, tersangka dan barang bukti diserahkan ke Kejari Depok dari penyidik kepolisian.

"Telah dinyatakan lengkap oleh teman-teman jaksa penuntut umum atau penyidik telah menerima berkas perkara dan telah P21," kata Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Depok Andi Rio R Rahmatu, Kamis (19/5).

Barang bukti yang disertakan adalah senjata tajam. Benda tersebut digunakan tersangka untuk mengancam anaknya agar mau menuruti kemauannya. "Dia mengancam menggunakan senjata tajam tersebut sebelum melakukan persetubuhan," tukasnya.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan pihaknya, tersangka mengaku terpengaruh film porno. Hingga akhirnya A tega melakukan perbuatan tersebut berulang kali terhadap anaknya.

"Oleh karenanya Kejaksaan Negeri Depok melalui seksi intelijen akan meningkatkan penerangan hukum dan penyuluhan hukum, terkait dengan sosialisasi kekerasan seksual guna menekan tindak pidana serupa terjadi di kota Depok," ujarnya.

Pihaknya menilai, perbuatan yang dilakukan tersangka sangat sadis. "Perbuatan tersebut dilakukan secara berulang kali," tegasnya.

A diduga melakukan tindak pidana sebagaimana diatur pada Pasal 81 ayat (1), Ayat (3) jo pasal 76D UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. "Kami akan mendakwahkan undang-undang perlindungan anak atas kasus ini," terang Andi.

Setelah menerima pelimpahan tersebut, selanjutnya akan diagendakan jadwal persidangan. Kejaksaan Depok telah menerbitkan surat perintah penunjukan jaksa penuntut umum (JPU) sebanyak tiga orang yaitu Alfa Dera, Adhi Prasetya Handono dan Charles Hengky Pangaribuan. Kepala kejaksaan negeri Depok menunjuk tiga jaksa agar seluruh perbuatan tersangka dapat maksimal dibuktikan oleh jaksa-jaksa di persidangan.

"Sehingga nantinya tersangka dapat dijatuhi hukuman yang setimpal sesuai dengan perbuatannya," tutupnya. [cob]

Baca juga:
Lansia di Musi Banyuasin Tega Hamili Cucu Kandung yang Berkebutuhan Khusus
Gigit Tangan Pelaku, Siswi SMP Berhasil Lolos dari Upaya Pemerkosaan
Fakta Baru Kasus Eks Napi Teroris Penculik Anak, Korban Dicabuli dan Handphone Dijual
Berdalih Tidak Laku, Pria di Palembang Cabuli Anak Berkebutuhan Khusus
Pria di Bondowoso Berulang Kali Perkosa Anak Kandungnya, Ini Tampang Pelaku
Nasib Tragis Bocah Tulungagung, Diperkosa Kakak Ipar saat Menginap di Rumahnya

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Viral Hari Ini
  3. Pemerkosaan Anak
  4. Depok
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini