Selain Curcumin, Ekstrak Daun Kelor Diklaim Mampu Tangkal Virus Corona

Jumat, 8 Mei 2020 02:46 Reporter : Erwin Yohanes
Selain Curcumin, Ekstrak Daun Kelor Diklaim Mampu Tangkal Virus Corona Ilustrasi daun kelor. ©2019 Merdeka.comPixabay

Merdeka.com - Terhitung hingga kini, wabah virus corona atau Covid-19 belum ada obatnya. Meski demikian, berbagai pihak terus berupaya menemukan obat pembunuh virus tersebut, baik secara klinis maupun secara herbal.

Seperti yang dilakukan oleh Siti Nurcahya. Warga asli Kediri, Jawa Timur ini mengaku menemukan ramuan tradisional yang diklaim dapat meningkatkan imunitas tubuh dan mampu menangkal virus termasuk virus corona.

Ramuan tradisional itu pun, disebutnya berbahan dasar daun kelor. Ia mengaku, daun kelor memiliki banyak kandungan nutrisi yang sangat bermanfaat untuk tubuh. Diantaranya adalah, mineral, asam amino, vitamin B6, A, C, zat kalsium, protein dan potasium.

"Di dalamnya banyak kandungan nutrisinya. Antara lain, mineral, asam amino serta vitamin, ada zat kalsium, protein dan potasium. Banyaknya bahan alami ini didapat dari ekstrak daun kelor yang dijadikan bahan baku utama," paparnya, Kamis (7/5).

Ia menambahkan, daun kelor saat ini tidak mudah didapat. Oleh karenanya, ia pun mengekstrak daun kelor tersebut, menjadi cairan yang dapat dengan mudah dikonsumsi oleh siapapun.

"Obat ini membuat badan bugar juga meningkatkan kekebalan tubuh sehingga jarang terserang penyakit. Obat ini pun mudah mengkonsumsinya, tinggal diteteskan dalam segelas air, diaduk dan langsung diminum," tambahnya.

Meski secara klinis belum pernah teruji, namun ia meyakini khasiat dari ekstrak daun kelor ini sudah teruji sejak lama oleh masyarakat. Sebab, sebelum-sebelumnya, daun kelor ini sudah banyak dikonsumsi oleh masyarakat sebagai salah satu bahan untuk sayur.

"Banyak warga berkeyakinan ramuan tradisional yang terkandung dalam daun kelor ini dapat menjaga imunitas tubuh untuk menangkal virus," ungkapnya.

Untuk menjaga kepercayaan masyarakat terkait dengan keamanan ramuan yang ditemukannya itu, Siti pun mendaftarkan produknya ke BPOM dengan nomor TRI 93627491. Ia juga memberi nama ramuannya itu dengan nama 'Mosehat'.

"Saya yakin, daun kelor ini dapat meningkatkan imun tubuh. Jika tubuh memiliki imun yang baik, maka virus atau penyakit apa pun tidak akan mudah menyerang," tandasnya.

Sebelumnya, profesor asal Universitas Airlangga (Unair) di Surabaya, Prof Dr drh Chairul Anwar Nidom juga mengklaim telah menemukan ramuan empon-empon yang dapat mencegah penularan virus corona atau Covid-19 dalam tubuh.

Empon-empon yang terdiri dari jahe, kunyit, temulawak dan sereh ini diyakini memiliki kandungan curcumin. Dimana, curcumin diklaim mampu mencegah badai sitokin di dalam paru. Sitokin sendiri merupakan senyawa sel (respon imun) sebagai reaksi terhadap adanya virus. [rhm]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini