Sedang Mandi di Sungai Bilukpoh, 3 Pekerja Proyek Tiba-Tiba Terseret Arus, 1 Orang Hilang

Saat itu, tiba-tiba aliran Sungai meninggi yang diduga akibat intensitas hujan tinggi di kawasan hulu.

Moh. Kadafi
Oleh Moh. Kadafi - Reporter
Sedang Mandi di Sungai Bilukpoh, 3 Pekerja Proyek Tiba-Tiba Terseret Arus, 1 Orang Hilang
Sedang Mandi di Sungai Bilukpoh, 3 Pekerja Proyek Tiba-Tiba Terseret Arus, 1 Orang Hilang (Merdeka.com)

Sebanyak 3 buruh bangunan terseret arus Sungai Bilukpoh, Banjar Penyaringan, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Bali pada Rabu (12/11) sekitar pukul 16.15 WITA.

Menurut Kepala Pelaksana Badan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana, I Putu Agus Artana Putra, dalam peristiwa itu 1 orang ditemukan meninggal dunia dan 1 orang lagi masih hilang.

"Satu korban ditemukan meninggal dunia, sedangkan satu korban lainnya masih dalam pencarian. Tim gabungan dari BPBD, Basarnas, Polairud, dan relawan melanjutkan pencarian hari ini," kata Agus, Kamis (13/11).

Identitas Korban

Kata Putu Agus, korban bernama Moch Riski Nanda Saputra (22) selamat dan korban Syahrudy Rizqy Tampu Bolon (46) meninggal dunia, kedua korban asal Surabaya, Jawa Timur.

Kemudian satu korban bernama Abdurrahman Agus (57) asal Jombang, Jawa Timur masih dalam pencarian.

Kronologi Kejadian

Dikatakan Putu Agus, kejadian itu bermula saat 3 orang pekerja proyek itu memutuskan untuk mandi di Sungai usai bekerja. Saat itu, tiba-tiba aliran Sungai meninggi yang diduga akibat intensitas hujan tinggi di kawasan hulu.

"Para korban selesai bekerja di proyek rehabilitasi Bendung Tlepus. Dua orang di antaranya kemudian mandi di sungai. Tidak lama kemudian, arus air mendadak besar dan menyeret mereka," imbuhnya.

Saat itu, dua pekerja bernama Syahrudy Rizqy Tampu Bolon dan Abdurrahman Agus sedang mandi, selang kurang lebih 15 menit tiba-tiba dari hulu air membesar sehingga kedua korban tidak sempat menyelamatkan diri dan terbawa arus sungai.

Lalu, seorang rekan mereka Moch Riski Nanda Saputra sempat berusaha menolong namun ikut terseret. 

Kemudian, Riski Nanda berhasil menyelamatkan diri dan segera dibawa ke Puskesmas 1 Mendoyo untuk mendapat perawatan medis.

Untuk korban Syahrudy ditemukan tewas dunia di lokasi berbeda, tepatnya di timur Kolam Renang Delod Berawah, Desa Delod Berawah, Kecamatan Mendoyo, Jembarana, dan jenazahnya ditemukan sekitar pukul 18.33 WITA kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Umum (RSU) Negara.

Pencarian sempat dihentikan kemarin malam sementara karena minim penerangan dan derasnya arus sungai. Tim gabungan telah melakukan kaji cepat di lokasi dan mendirikan posko pencarian di Balai Banjar Bilukpoh.

"Tidak ada kerusakan material. Tapi kami tetap siagakan personel untuk antisipasi kondisi cuaca yang tidak menentu," ujarnya. 

Rekomendasi