Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sedang istirahat di saung, 11 gurandil tertimbun longsor

Sedang istirahat di saung, 11 gurandil tertimbun longsor Ilustrasi Tanah Longsor. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Sebanyak 11 orang penambang emas ilegal atau gurandil di blok Cikopo Gunung Halimun Salak, Desa Citorek Timur, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, tewas. Korban tertimpa longsor saat beristirahat di sebuah saung.

Kepala BPBD Lebak Kaprawi menyampaikan, berdasarkan data yang diperoleh dari posko bencana di Kecamatan Cibeber, empat warga lainnya mengalami luka.

"Sekarang tim gabungan dari TNI, Polri, Unsur desa, masyarakat menuju lokasi yang berada di tengah hutan. Diduga masih ada korban yang tertimbun," ujar Kaprawi.

Kaprawi mengatakan, pihaknya mengalami kendala untuk melakukan evakuasi, karena lokasi longsor masih berada di wilayah Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Dan untuk menuju lokasi lonsor pihaknya harus berjalan kaki hingga lebih dari lima jam.

"Di situ memang penambangan ilegal, pemerintah dan pengelola hutan lindung juga sudah melarang, namun masyarakat masih tergiur dengan hasilnya," jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Cibeber AKP Hero mengatakan, pihaknya hingga saat ini masih melakukan evakuasi dan mencari korban yang diduga masih tertimbun tanah longsor.

"Ada delapan korban yang teridentifikasi, tiga belum teridentifikasi. Sampai saat masih proses pencarian, karna diduga kuat masih ada korban," ujarnya.

Berdasarkan keterangan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banten, Sumawijaya menuturkan, kronologi kejadian, korban berada di lokasi tempat istirahat sambil menunggu dan mengolah hasil penambangan emas ilegal.

"Itu pada kondisi saat diguyur hujan membuat bantaran sungai di wilayah gunung blok Cikopo longsor menimpa warga yang sedang istirahat di saung-saung area bantaran sungai, dengan adanya kejadian tersebut mengakibatkan korban tertimpa reruntuhan longsor hingga sebagian para korban meninggal dunia dan beberapa luka berat dan ringan," papar Sumawijaya. (mdk/cob)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP