Sebelum Dibunuh, Guru Wanita Baru Lulus PPPK Dengar Suara Batuk dan Sempat Melawan Pelaku

Terungkap korban dibunuh karena pelaku ketakutan diteriaki maling.

Irwanto
Oleh Irwanto - Reporter
Sebelum Dibunuh, Guru Wanita Baru Lulus PPPK Dengar Suara Batuk dan Sempat Melawan Pelaku
Polres OKU Jumpa Pers Pelaku Pembunuhan Guru Wanita Baru Lulus PPPK (Merdeka.com)

SY (27), guru wanita yang baru lulus PPPK di Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, tewas dengan tangan, kaki, dan mulut terikat. Terungkap korban dibunuh karena pelaku ketakutan diteriaki maling.

Pelaku pembunuhan adalah RK (29), penyadap karet yang tinggal tak jauh dari TKP. Dia adalah mantan penjaga indekos yang dihuni korban.

Kapolres OKU, AKBP Endro Ariwibowo mengatakan, sebelum kejadian korban mendengar orang batuk-batuk di kamar sebelah. Padahal kamar itu tidak dihuni siapa pun.

"Saksi bilang korban mendengar ada yang batuk-batuk di sebelah kamarnya," ungkap Endro, Jumat (21/11).

Pelaku Pembunuhan Guru Wanita Baru Lulus PPPK di OKU
Pelaku Pembunuhan Guru Wanita Baru Lulus PPPK di OKU Merdeka.com

Merasa curiga, korban menghubungi pemilik kontrakan. Pagi harinya saksi mengecek ke lokasi dan tidak menemukan apa-apa di sana.

Ternyata pelaku yang mengetahui kedatangan pemilik kontrakan segera naik ke plafon. Kemudian dia pindah ke plafon kamar yang ditempati korban.

"Tersangka turun ketika korban sudah berangkat kerja. Tadinya dia mau keluar tapi takut dicurigai karena di sekitar sudah ramai warga beraktivitas dan memilih istirahat dalam kamar korban," kata Endro.

Sebelum pembunuhan terjadi, korban sempat melawan dan mencoba menyelamatkan diri dengan cara mencakar korban. Namun usahanya gagal hingga tewas di tangan pelaku.

"Tersangka mengalami luka cakaran karena dilawan korban," kata Endro.

Rekomendasi