Satgas Pangan Polres Probolinggo Kota Perketat Pengawasan Sembako Jelang Ramadan dan Lebaran 2026

Satgas Pangan Polres Probolinggo Kota bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) perketat pengawasan sembako di Probolinggo menjelang Ramadan dan Lebaran 2026, pastikan stok aman dan harga stabil.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Satgas Pangan Polres Probolinggo Kota Perketat Pengawasan Sembako Jelang Ramadan dan Lebaran 2026
Satgas Pangan Polres Probolinggo Kota bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) perketat pengawasan sembako di Probolinggo menjelang Ramadan dan Lebaran 2026, pastikan stok aman dan harga stabil. (AntaraNews)

Satuan Tugas Pangan Polres Probolinggo Kota, bekerja sama dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan instansi terkait, telah memperketat pengawasan sembilan bahan pokok (sembako). Langkah ini diambil menjelang masuknya bulan suci Ramadan hingga perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.

Kegiatan pengawasan terpadu ini bertujuan untuk memastikan stabilitas pasokan dan harga pangan tetap terkendali di seluruh wilayah Kota Probolinggo, Jawa Timur. Inisiatif strategis ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dan kepolisian untuk menjaga kenyamanan masyarakat.

Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota, AKP Zaenal Arifin, menyatakan bahwa pengawasan ini sangat krusial. Hal ini dilakukan guna mencegah gejolak harga dan kelangkaan bahan pokok yang sering terjadi menjelang hari besar keagamaan.

Berdasarkan hasil pengecekan bersama Bapanas dan instansi terkait, stok bahan pokok di Pasar Baru Kota Probolinggo secara umum dalam kondisi aman dan mencukupi. Tim tidak menemukan adanya kelangkaan di tingkat pedagang maupun distributor, memberikan jaminan ketersediaan bagi masyarakat.

Dalam pengecekan tersebut, tim Satgas Pangan memantau langsung harga sejumlah komoditas penting yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat. Komoditas yang dipantau meliputi beras, bawang, cabai, daging, telur, gula, hingga minyak goreng.

AKP Zaenal Arifin menegaskan bahwa stok sembako dipastikan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode Ramadan dan Lebaran 2026. Pergerakan harga juga masih terpantau dalam kondisi wajar, meskipun ada peningkatan permintaan dari masyarakat.

Selain di pasar tradisional, Satgas Pangan juga melakukan pengecekan intensif di sejumlah ritel modern. Dari hasil pemantauan ini, stok bahan pokok, termasuk minyak goreng, terpantau aman dan tersedia luas bagi masyarakat.

Pihak kepolisian memastikan bahwa tidak ditemukan adanya kelangkaan maupun indikasi penimbunan bahan pokok di Kota Probolinggo. Hal ini menunjukkan efektivitas pengawasan sembako yang dilakukan secara berkala oleh tim gabungan.

Satgas Pangan Polres Probolinggo Kota berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan secara berkala guna menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok. Pemantauan ini akan berlanjut sepanjang bulan Ramadan.

Komitmen ini bertujuan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang dan nyaman, tanpa perlu khawatir akan ketersediaan atau kenaikan harga pangan yang tidak wajar. Upaya menjaga stabilitas pangan ini menjadi prioritas utama.

Langkah proaktif ini diharapkan dapat menciptakan kondisi pasar yang kondusif dan mencegah praktik spekulasi. Dengan demikian, pengawasan sembako ini mendukung daya beli masyarakat dan menjamin pasokan pangan yang merata.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi