Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Saran Ombudsman Setelah Pemerintah Pilih Opsi PSBB Cegah Corona

Saran Ombudsman Setelah Pemerintah Pilih Opsi PSBB Cegah Corona Rapid Test di Bogor. ©2020 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Pemerintah memilih opsi pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk menekan sebaran virus Corona atau Covid-19. Ombudsman menyarankan agar pemerintah pusat dapat mengantisipasi dan mempersiapkan kemungkinan bila ada daerah yang harus masuk karantina wilayah.

Selain itu, pemerintah pusat juga diimbau segera menunjuk institusi untuk pengelola jaringan logistik dalam persiapan mitigasi ataupun standar prosedur operasional pengamanan.

"Termasuk kesiapan skema peningkatan jaringan kerja industri logistik dan transportasi serta jaringan ritel yang telah ada," kata Anggota Ombudsman RI, Alamnsyah Saragih, Rabu (1/4).

Dalam kesempatan yang sama, dia menilai model pembatasan aktivitas social yang dilakukan pemerintah berbeda dengan negara lain.

"Jika (pemerintah) provinsi melakukan koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri, jika daerah berkoordinasi kepada provinsi dan kembali pada Undang-Undang Karantina Kesehatan," katanya.

Sementara itu, total akumulatif pasien positif Corona Covid-19 di Indonesia hingga hari ini, Rabu (1/4) masih terus bertambah.

Sudah ada 1.677 orang yang dinyatakan positif terinfeksi virus Corona Covid-19. Hal itu disampaikan juru bicara pemerintah penanganan Corona Covid-19 Achmad Yurianto.

Menurut Yurianto, untuk jumlah pasien meninggal dunia sampai hari ini bertambah 21 orang. Jadi, total akumulatif yang tutup usia ada 157 orang.

"Kematian konfirmasi positif hari ini bertambah 21 orang, sehingga total 157 orang," ujar Yurianto.

Reporter: Ika DefiantiSumber: Liputan6.com

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP