Sampah perayaan tahun baru di Ibu Kota diprediksi hingga 225 ton
Merdeka.com - Perayaan malam pergantian tahun baru di beberapa tempat, terutama di pusat kota Jakarta menyisakan sampah yang tidak sedikit. Untuk membersihkan sampah tersebut, Dinas Kebersihan DKI Jakarta mengerahkan sebanyak 6.000 pasukan orange untuk membuat Ibu Kota kembali bersih.
Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Isnawa Aji menyatakan, 6.000 pasukan orange tersebut langsung beraksi setengah jam usai pergantian tahun.
"Mulai pukul 00.30 sebanyak 6000 PHL pasukan orange dinas kebersihan langsung melakukan giat pembersihan sampah di semua jalur dan titik konsentrasi massa di malam pergantian tahun baru 2017," kata Isnawa, Minggu (01/01).
Dalam giat bersih tersebut, sebanyak 70 truk sampah dan truk compactor dikerahkan termasuk 40 roadsweeper, 200 gerobak motor serta 30 pick up lintas.
"Beberapa yang menjadi fokus pembersihan diantaranya bundaran HI, Medan Merdeka, Patung Tani, Kemayoran, GBK, Monas, Kawasan Kota Tua, Imam Bonjol, CNI Kembangan, dan TMII," papar Isnawa.
Dari semua lokasi tersebut, Isnawa menjelaskan bahwa kawasan Kota Tua adalah yang paling sulit dilakukan pembersihan. Hal itu dikarenakan, hingga pkl 03.50 WIB kawasan tersebut masih dipadati oleh warga.
Selain itu, kendala lain yang dihadapi adalah disebabkan oleh banyaknya gerobak PKL (pedagang kaki lima) serta tempat parkir yang menutup badan jalan sehingga menyulitkan pembersihan sampah yang ada.
Isnawa mengatakan, total sampah diperkirakan sebanyak 225 ton. Sebagian besar merupakan jenis sampah anorganik.
"80 persen sampah anorganik berupa plastik-plastik kemasan, sterofoam, kertas serta sisa-sia terompet," ujar Isnawa.
Sisa-sia sampah anorganik tersebut nantinya akan dibuang ke Bantar Gebang dan sebagian disalurkan ke bank-bank sampah kebersihan di tiap kecamatan.
"Petugas saya minta juga bersihkan sampah-sampah yang ada di pot dan taman-taman," tandasnya.
(mdk/hrs)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya