Sambangi Lokasi Runtuhnya Musala Ponpes Al Khoziny di Sidoarjo, Cak Imin Sampaikan Pesan Begini
Ia juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto turut berduka dan berkomitmen memberikan perhatian khusus.
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan, Muhaimin Iskandar menyambangi lokasi robohnya musala Pondok Pesantren Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo, Kamis (2/10). Ia menyampaikan duka mendalam atas tragedi yang menelan korban jiwa dan menyaksikan langsung proses evakuasi yang masih berlangsung.
Dalam kunjungannya, Gus Imin menegaskan bahwa keselamatan dan kepastian nasib para korban menjadi prioritas utama. Ia menyebut bahwa keluarga santri yang belum ditemukan telah menyerahkan sepenuhnya proses pencarian kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), meski harus menghadapi risiko besar dalam proses evakuasi.
"Keluarga sudah pasrah. Mereka hanya ingin kepastian, apakah anak-anak mereka ditemukan dalam keadaan hidup atau tidak. Yang penting segera," ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto turut berduka dan berkomitmen memberikan perhatian khusus kepada para korban dan keluarganya. "Presiden pasti akan membantu. Beliau sangat peduli," kata Gus Imin.
Serahkan Bantuan Rp1 Miliar
Sebagai bentuk solidaritas, Gus Imin menyerahkan bantuan pribadi sebesar Rp1 miliar kepada pihak pesantren. Ia menyebut bantuan tersebut berasal dari dirinya sebagai Ketua Umum PKB, dan akan dikonsolidasikan lebih lanjut dengan kementerian terkait.
Di akhir kunjungan, Gus Imin menyoroti pentingnya penerapan standar konstruksi yang layak di lingkungan pesantren. Ia meminta agar pembangunan fasilitas pesantren melibatkan tenaga ahli teknik agar tragedi serupa tidak terulang.
"Kalau belum ada ahlinya, lebih baik pembangunan dihentikan dulu. Keselamatan harus jadi prioritas," tegasnya.