Masjid Agung Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat (Masjid Agung Solo) Senin (12/4) malam menggelar Salat Tarawih perdana. Salat dilakukan usai pemerintah memutuskan tanggal 1 Ramadhan 1442 H jatuh pada Selasa (13/4) besok.
Meski masih dalam kondisi pandemi Covid-19, namun Salat Tarawih di Masjid Agung Solo itu diikuti ratusan jemaah. Salat Tarawih dimulai seusai salat Isya, atau sekitar pukul 19.20 WIB, tanpa diadakan tausiah terlebih dulu. Sebagai imam Salat Isya dan Salat Tarawih adalah H Moh Zumroni dan KH Ibrahim Asfari.
Baca juga: Waktu Sholat Dhuha Pahami Jadwalnya Sesuai Hadis
Ada yang unik dalam pelaksanaan salat Tarawih di masjid yang dibangun PB X INI. Berbeda dengan masjid lainnya, salat Tarawih di sini dibagi dalam dua kelompok dan waktu atau dua sesi.
Ketua TU Masjid Agung Muhamad Alip menuturkan, jemaah pertama melaksanakan salat dengan 11 rakaat. Sedangkan jemaah berikutnya dengan jumlah rakaat 23.
"Kita menggelar Salat Tarawih perdana usai Kemenag menetapkan 1 Ramadhan pada tanggal 13 April dalam sidang isbat," ujar Alip.
Meski dihadiri ratusan jemaah, namun salat tetap dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan Pemkot Solo. Di antaranya jumlah jemaah 50 persen dari kapasitas, pengecekan suhu badan, penerapan jaga jarak dan memakai masker.
"Imam Salat Tarawih dilakukan secara bergantian dan mengkhatamkan 1 juz lebih Al Quran. Sehingga di akhir Ramadan pelaksanaan shalat tarawih akan mengkhatamkan Alquran," terangnya.
Selain salat Tarawih, dikatakan Alip, takmir masjid juga mengadakan sejumlah kegiatan lainnya. Di antaranya membersihkan masjid dan pembagian zakat fitrah pada malam terakhir Ramadan. "Untuk berbuka buka bersama sesuai aturan Pemkot Solo, tahun ini ditiadakan," pungkasnya.