Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sakit Tanpa Ditemani Anak, Ibu Tua di Samarinda Tewas Membusuk

Sakit Tanpa Ditemani Anak, Ibu Tua di Samarinda Tewas Membusuk Petugas bersama warga mengevakuasi jenazah Galuh. ©2022 Merdeka.com/Saud Rosadi

Merdeka.com - Seorang ibu tua, Galuh (60), ditemukan meninggal dunia dengan kondisi membusuk di rumahnya, Jalan Pangeran Suryanata No 63 RT 35, Samarinda, Selasa (15/2) siang. Perempuan ini tidak ditemani dua anaknya, yang tinggal di tempat lain, saat menghadapi sakit hingga mengembuskan napas terakhir.

Rumah Galuh berada di belakang bangunan Ruko dua pintu. Ruko terbuat dari papan itu milik Galuh yang disewa untuk usaha penjahitan pakaian dan gorden. Akses menuju ke rumahnya melalui jalan kecil di sisi kanan ruko.

Dari akses jalan itu, aroma busuk sangat menyengat tercium hingga jarak sekitar 10 meter. Salah satu penyewa Ruko mengabarkan aroma tak sedap itu ke Ketua RT 35 Mahmud.

"Saya dan warga, juga Babinsa dan Bhabinkamtibmas kemudian membuka jendela dan masuk ke dalam rumah. Almarhumah ditemukan meninggal di atas tilam lantai kamar tidur," kata Mahmud kepada merdeka.com, Selasa (15/2).

Tak Bisa Berjalan

Menurut Mahmud, Galuh diketahui memang dalam kondisi sakit. Terlebih lagi Galuh sudah tidak bisa berjalan. Mahmud terakhir kali bertemu dengan Galuh pada Jumat (11/2) malam lalu saat sempat dibawa anaknya pergi berobat.

"Ibu ini tinggal sendiri, anaknya dua. Begitu anaknya kami telepon, datang dan bawa ibu ini, katanya tidak sakit apa-apa. Kemudian dibawa pulang. Tapi setelah itu tidak terlihat lagi oleh warga," ujar Mahmud.

Sepengetahuan warga, Galuh lebih sering dibantu oleh kedua penyewa rukonya. "Iya ibu ini tinggal sendiri, dan sehari-harinya dibantu oleh penyewa rukonya," terang Mahmud.

Tim Inafis Satreskrim Polresta Samarinda membawa Galuh ke kamar jenazah RSUD AW Sjahranie sekira pukul 13.00 Wita untuk keperluan visum. Dari olah TKP petugas menemukan tanda bekas operasi di leher korban Galuh.

"Kita amankan barang bukti kartu identitas dan obat-obatan. Dugaannya korban meninggal karena sakit," kata Kasubnit Inafis Satreskrim Polresta Samarinda Aiptu Harry Cahyadi.

(mdk/yan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP