Saat Membesuk, Ical Sempat Berbincang Soal Radikalisme dengan Wiranto

Minggu, 13 Oktober 2019 15:05 Reporter : Merdeka
Saat Membesuk, Ical Sempat Berbincang Soal Radikalisme dengan Wiranto

Merdeka.com - Ketua Dewan Pembina Partai Golkar, Aburizal Bakrie atau Ical membesuk Menkopolhukam, Wiranto, di RSPAD Jakarta Pusat. Keduanya sempat berbincang soal radikalisme.

"Beliau menceritakan dan kita sama-sama mengkhawatirkan bahwa kebangkitan dari pada Islam radikal seperti itu saya kira tidak baik bagi Indonesia," kata Ical di RSPAD, Jakarta Pusat, Minggu (13/9).

Lebih kurang bertemu 30 menit, Ical melihat kondisi kesehatan Wiranto terus membaik. Selain luka di perut Wiranto, Ical melihat ada luka lain di bagian jari mantan Ketum Hanura itu.

"Kita melihat bahwa selain luka di tubuhnya, tapi tangannya kelingking nya juga luka karena menangkis serangan itu, Alhamdulillah tertangkis tidak sampai ke atas," katanya.

Kendati begitu dia belum mengetahui secara pasti kapan Wiranto diperbolehkan pulang dari rumah sakit. Dia hanya meminta masyarakat dapat mendoakan kesembuhan untuk Wiranto.

Wiranto diserang terduga teroris dengan senjata tajam saat kunjungan kerja di Kabupaten Pandeglang, Banten pada Kamis 10 Oktober 2019.

Penyerangan itu dilakukan oleh pria berinisial SA. Polisi juga mengamankan seorang perempuan yang disebut istri SA yang berinisal FA. Keduanya dibawa ke Mabes Polri untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Tenaga Ahli Menko Polhukam, Agus Zaini, mengatakan usus halus Wiranto dipotong sepanjang 40 cm sebagai tindakan untuk luka tusuknya.

"Setibanya di RSPAD, langsung ditangani secara intensif dan dokter memutuskan untuk mengambil tindakan operasi di bagian perut lantaran akibat tusukan ditemukan luka di bagian usus halus, sehingga usus halusnya mesti dipotong sepanjang 40 cm," terang Agus, Jumat (11/10).

Reporter: Ika Defianti

Sumber: Liputan6.com [lia]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini