Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Saat Cuaca Ekstrem, Pendaki Gunung Lompobattang Jatuh ke Jurang Dievakuasi ke Lereng

Saat Cuaca Ekstrem, Pendaki Gunung Lompobattang Jatuh ke Jurang Dievakuasi ke Lereng Evakuasi pendaki Gunung Lompobattang yang terjatuh ke jurang. ©2021 Dok. Basarnas Makassar

Merdeka.com - Pendaki gunung Fahrul (36) yang terjatuh ke jurang Pasar Enjayya, Gunung Lompobattang, Kabupaten Gowa, Sulsel ditemukan oleh tim SAR gabungan dari Basarnas Makassar, siang tadi.

Kepala Basarnas Makassar, Djunaidi mengatakan, posisi pendaki ini baru berhasil dicapai setelah tiga hari perjalanan karena diadang cuaca ekstrem, hujan dan jalan licin untuk naik ke gunung.

Dijelaskannya, Fahrul telah berhasil dievakuasi naik ke puncak gunung oleh rekan-rekan sesama pendaki yang sempat melakukan pertolongan awal.

"Dan saat ini tengah proses evakuasi korban Fahrul yang tengah alami cidera di kaki itu, berikut lima pendaki lain yang bersamanya menuju lereng gunung. Untuk jalur evakuasinya, kami akan upayakan melewati jalur yang tidak membahayakan, baik korban maupun tim rescue," jelas Djunaidi.

Fahrul merupakan pendaki asal Kabupaten Maros. Bersama lima rekannya dari Group Ultra Light Makassar, mendaki Gunung Lompobattang sejak, Rabu, (10/3) dalam kegiatan Lintas Tiga Puncak yang digelar Forum Persaudaraan Penggiat Alam Indonesia (FPPAI) Sulsel.

Fahrul satu rombongan dengan 5 rekannya dari Group Ultra Light Makassar, yakni Samsir (29), Muhammad Iqbal (23), Faisal Basri (25), Andre Kalangi (23) dan Aco (28).

Insiden yang dialami Fahrul ketika beristirahat di tengah perjalanan sambil duduk-duduk di sebuah batu besar. Saat seorang temannya berdiri, beban batu itu jadi berat sebelah hingga batu dan Fahrul yang masih duduk di atasnya terjatuh.

(mdk/did)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP