Mantan anggota DPR fraksi PDI Perjuangan, Riezky Aprilia mengaku disodorkan jabatan lain jika mau mundur dari Dapil 1 Sumatera Selatan (Sumsel) dan nantinya akan digantikan Harun Masiku. Ada dua posisi ditawarkan kepada Riezky dari kader PDI Perjuangan Saeful Bahri dan advokat PDI Perjuangan Donny Tri Istiqomah.
Hal itu diungkapkan Riezky pada sidang lanjutan perkara suap Pergantian Antarwaktu (PAW) dan perintangan penyidikan Harun Masiku terdakwa Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat.
Jaksa awalnya mendalami soal perjanjian kepada Riezky jika mau mundur dari Dapil 1 Sumsel akan dikasih jabatan lain.
"Apakah saksi pernah juga ditawari lah nanti saksi mundur, kita kasih jabatan yang lain gitu?" tanya Jaksa di ruang sidang, Rabu (7/5).
"Itu mundur lagi ke belakang berarti pada saat ketemu Donny pada saat Saeful saya ditawari," ujar Riezky.
Pertemuan itu terjadi tepat sebelum Riezky bertemu dengan Hasto Kristiyanto di DPP PDI Perjuangan. Dia menyebut ketika bertemu Saeful di Singapura dia sempat dijanjikan jabatan lain.
"Pertemuan dengan saeful kan di singapura aja?" tanya Jaksa.
"iya," singkat saksi.
"Ada lagi?" tanya jaksa.
"Enggak...enggak, maksudnya pas di Singapura itu si Saeful ngomong," jawab Riezky.
Ada dua jabatan yang ditawarkan kepada Riezky. Kepada saksi Saeful Bahri mengatakan akan disediakan jabatan di Komnas HAM. Sementara di pertemuan yang dengan Donny, mantan anggota DPR itu dinjajikan menjadi komisaris.
" 'Ya ini sebentar lagi ada pergantian Komnas HAM nanti kita dorong jadi Komnas HAM' gitu..gitu. Kalau Donny menyampaikan kan nanti bisa jadi komiasaris macam-macam walaupun konteksnya saya enggak tahu serius atau bercanda," beber Riezky.