Revisi UU Narkotika, DPR Minta Syarat Rehabilitasi Pecandu Narkoba Dipermudah

Selasa, 14 Juni 2022 23:33 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
Revisi UU Narkotika, DPR Minta Syarat Rehabilitasi Pecandu Narkoba Dipermudah Polresta Bogor Kota Ungkap 18 Kasus Narkoba. ©2020 Merdeka.com/Rasyid Ali

Merdeka.com - Anggota DPR RI I Wayan Sudirta berharap syarat rehabilitasi untuk para pencandu narkotika dapat dipermudah dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Narkotika. Usulan ini menyikapi rencana revisi UU Narkotika di DPR.

"Tidak terlalu banyak persyaratan untuk rehabilitasi. Kalau saya, kan ekstrem, pemakai kasih rehabilitasi. Bandar dan pengedar hukum mati," katanya dalam diskusi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa.

Menurut dia, jika masih ada persyaratan yang berlebihan untuk upaya rehabilitasi, itu menjadi celah oleh oknum aparat penegak hukum untuk "bermain".

"Kalau bisa, jangan kasih persyaratan yang terlalu berbelit, berikan persyaratan yang tidak mungkin diabaikan," harapnya.

Dia mengingatkan jangan sampai merumitkan persyaratan rehabilitasi yang menjadi celah penegak hukum. Menurutnya, persoalan rehabilitasi tidak memberatkan pemerintah, tetapi berat bagi mereka para pecandu yang melakukan proses itu.

"Jangan salah, yang dipenjarakan enak, negara membiayai. Mula-mula dia hanya pengguna, bisa jadi tokoh di sana dan berdagang di sana," ungkapnya.

2 dari 2 halaman

Terkait anggaran rehabilitasi, Wayan mengakui yang dibutuhkan cukup besar. Anggaran itu jumlahnya hampir sama dengan kebutuhan anggaran di lembaga pemasyarakatan (Lapas). Akan tetapi, pecandu narkoba yang direhabilitasi lebih banyak manfaatnya daripada dipenjara.

"Kalau yang dipenjarakan, belum ada data yang mengatakan dia menjadi lebih baik," katanya menegaskan.

Sebelumnya, Wakil Menteri Hukum dan HAM Edward O.S. Hiariej menyebutkan enam poin penting usulan pemerintah dalam materi perubahan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Narkotika.

Kata dia, materi perubahan dan RUU usulan pemerintah sebanyak enam poin yakni terkait zat psikoaktif baru, rehabilitasi, tim asesmen terpadu, kewenangan penyidik, syarat dan tata cara pengujian dan pengambilan sampel, serta penetapan status barang sitaan dan penyempurnaan ketentuan pidana. [ray]

Baca juga:
DPR Dorong Revisi UU Narkotika Atasi Meningkatnya Anggaran Narapidana
Revisi UU Narkoba, Menkum HAM Fokus Rehabilitasi Pecandu Agar Lapas Tak Penuh
Menkum HAM Ingin Revisi UU Narkotika Fokus Rehabilitasi
Wamenkumham Setuju Penyatuan UU Psikotropika dan UU Narkotika
Pemerintah Lapor Perkembangan Terakhir RKUHP, RUU Pemasyarakatan dan RUU Narkotika
Peredaran Narkotika di Perkotaan Meningkat, BNN Dorong Segera Revisi UU Narkotika

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini