Rekonstruksi Kasus Kerangkeng Manusia, Sebagian Tersangka Bantah Terlibat

Rabu, 25 Mei 2022 22:47 Reporter : Uga Andriansyah
Rekonstruksi Kasus Kerangkeng Manusia, Sebagian Tersangka Bantah Terlibat Potret Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat. YouTube MerdekaDotCom ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Adegan rekonstruksi kasus kerangkeng manusia milik Bupati Langkat nonaktif, Terbit Rencana Perangin-angin, digelar di Mapolda Sumatera Utara (Sumut), Rabu (25/5). Rekonstruksi itu diikuti oleh 8 tersangka kasus kerangkeng manusia yakni HS, IS, TS, RG, JS, HG, SP, dan DP.

Namun, Terbit tampak tak hadir dalam adegan rekonstruksi itu lantaran masih menjalani proses hukum di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, mengatakan kedelapan tersangka itu menjalani 68 adegan.

"Hari ini rekonstruksi sebanyak 68 adegan," katanya, Rabu (25/5) malam.

Menurut Hadi, dilakukannya adegan rekonstruksi itu untuk melengkapi berkas penyidikan. Selanjutnya, berkas perkara ini akan dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Sumut.

2 dari 2 halaman

Sementara itu, Mangapul Silalahi, dari kuasa hukum para tersangka mengatakan ada sejumlah adegan rekonstruksi yang ditolak kliennya. Dia mengklaim sejumlah tersangka tak pernah melakukannya.

"Ada sebagian yang ditolak tersangka karena tidak pernah dilakukan," katanya.

Seperti diketahui, dalam kasus kerangkeng manusia itu polisi telah menetapkan 9 orang tersangka yang merupakan warga sipil termasuk dalang utamanya yakni Terbit. Sedangkan, Jenderal TNI, Andika Perkasa, menyebut ada 10 anggota TNI terlibat dalam kasus itu.

Kerangkeng manusia milik Bupati nonaktif Langkat itu sempat menyita perhatian publik karena adanya enam korban jiwa hingga dugaan penyiksaan.

[eko]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini