Rekayasa Lalu Lintas Gajah Mada–Hayam Wuruk Selama Proyek MRT Fase 2, Ini Jadwalnya

Dishub DKI menerapkan rekayasa di Gajah Mada–Hayam Wuruk imbas MRT Fase 2 CP202, 4 Okt 2026–31 Mar 2027. Skema beda di Harmoni, Sawah Besar, Mangga Besar.

Ady Anugrahadi
Oleh Ady Anugrahadi - Reporter
Rekayasa Lalu Lintas Gajah Mada–Hayam Wuruk Selama Proyek MRT Fase 2, Ini Jadwalnya
Pekerja menyelesaikan proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2A di Stasiun MRT Monas, Jakarta, Rabu (22/07/2026). (KLY/ Budy Santoso)

Dishub DKI Jakarta menata arus lalu lintas di koridor Jalan Gajah Mada dan Jalan Hayam Wuruk seiring pekerjaan MRT Jakarta Fase 2 CP202. Rekayasa diberlakukan bertahap pada 4 Oktober 2026 hingga 31 Maret 2027, mencakup segmen dari Simpang Harmoni sampai Simpang Mangga Besar serta tiga stasiun: Harmoni, Sawah Besar, dan Mangga Besar.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaluddin menyebut pengaturan dilakukan agar pergerakan warga tetap terjaga selama konstruksi.

"Agar mobilitas tetap aman dan lancar, Dishub DKI Jakarta menerapkan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi tersebut," kata Budi dalam keterangannya, Minggu (4/10/2026).

Di kawasan Harmoni, tahap pertama berlaku 12 Oktober 2026 hingga 31 Januari 2027. Kendaraan dari Jalan Veteran, Jalan Majapahit, dan Jalan Suryopranoto menuju Kota diarahkan melalui Jalan Gajah Mada dengan sistem contra flow. Dari arah Kota menuju Simpang Harmoni, tersedia dua lajur contra flow untuk akses ke Jalan Majapahit. Satu lajur Transjakarta mix traffic dapat digunakan kendaraan menuju Jalan Ir H Juanda melalui sisi gedung, mulai dari Gedung Padang Merdeka.

Memasuki 1 Februari hingga 31 Maret 2027, pengaturan di Harmoni berubah: dua lajur contra flow reguler dipakai kendaraan menuju Jalan Majapahit, sedangkan satu lajur Transjakarta mix traffic digunakan kendaraan yang mengarah ke Jalan Ir H Juanda.

Pada kawasan Sawah Besar, tahap pertama (12 Oktober 2026–31 Januari 2027) mengarahkan arus ke Kota menggunakan dua lajur mix traffic di Jalan Gajah Mada bersama bus Transjakarta dan satu lajur melalui Jalan Hayam Wuruk. Sementara dari arah Kota menuju Harmoni menggunakan tiga lajur mix traffic di Jalan Gajah Mada bersama Transjakarta. Kendaraan dari Jalan Hasyim Ashari menuju Kota melewati sisi gedung di Jalan Gajah Mada.

Mulai 1 Februari hingga 31 Maret 2027, arus dari Kota menuju Harmoni dialihkan ke tiga lajur mix traffic di Jalan Hayam Wuruk bersama Transjakarta. Adapun kendaraan dari Jalan Hasyim Ashari menuju Kota menggunakan sisi sungai di Jalan Gajah Mada.

Rekayasa Lalu Lintas di Mangga Besar

Di kawasan Mangga Besar, tahap pertama berlangsung 4–31 Oktober 2026. Kendaraan menuju Kota menggunakan tiga lajur mix traffic di Jalan Gajah Mada bersama bus Transjakarta.

Sebaliknya, kendaraan dari Kota menuju Harmoni menggunakan satu lajur di Jalan Gajah Mada dan dua lajur mix traffic di Jalan Hayam Wuruk bersama Transjakarta.

Skema tersebut berlanjut dengan penyesuaian pada 1 November 2026 hingga 4 Januari 2027, lalu kembali berubah pada 5 Januari hingga 31 Maret 2027. Pada tahap terakhir, arus menuju Kota menggunakan tiga lajur di Jalan Gajah Mada bersama bus Transjakarta, sedangkan kendaraan dari Kota menuju Harmoni menggunakan tiga lajur di Jalan Hayam Wuruk bersama Transjakarta.

"Diimbau kepada pengguna jalan untuk mematuhi aturan lalu lintas yang ada dan mengutamakan keselamatan di jalan," ujar Budi.
Rekomendasi