Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 104/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih. Dudung menggantikan Djamari Chaniago.
Penunjukan ini menambah kiprah Dudung di pemerintahan setelah sebelumnya dipercaya Presiden Prabowo sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP). Di luar jabatan sipilnya, ia dikenal sebagai perwira tinggi TNI Angkatan Darat yang meniti karier hingga posisi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).
Dudung Abdurachman lahir di Bandung, Jawa Barat, pada 19 November 1965. Lulusan Akademi Militer (Akmil) 1988 dari kecabangan Infanteri ini memulai pengabdian sebagai perwira TNI Angkatan Darat.
Dalam perjalanan dinasnya, ia pernah menjabat Komandan Kodim 0406/Musi Rawas dan Komandan Kodim 0418/Palembang. Setelah itu, Dudung menempati sejumlah posisi di lingkungan TNI AD, antara lain Asisten Personel (Aspers) Kasdam VII/Wirabuana, Komandan Resimen Induk Daerah Militer (Danrindam) II/Sriwijaya, serta Komandan Detasemen Markas (Dandenma) Mabes TNI.
Kariernya berlanjut di Akademi Militer. Pada 2015–2016, Dudung menjabat Wakil Gubernur Akmil, lalu dipercaya sebagai Gubernur Akmil pada 2018.
Pada 27 Juli 2020, ia diangkat menjadi Panglima Kodam Jaya/Jayakarta. Namanya makin dikenal publik ketika memimpin Kodam Jaya dan sejumlah langkah TNI di wilayah Jakarta mendapat perhatian luas.
Setelah sekitar 10 bulan sebagai Pangdam Jaya, pada Mei 2021 Dudung dipromosikan menjadi Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad). Pengangkatan tersebut diikuti kenaikan pangkat menjadi letnan jenderal.
Tidak lama kemudian, Presiden Joko Widodo melantik Dudung sebagai KSAD pada 17 November 2021, menggantikan Jenderal TNI Andika Perkasa yang dilantik sebagai Panglima TNI. Dengan jabatan itu, ia menyandang pangkat jenderal bintang empat.
Dudung menjabat KSAD hingga purna tugas pada Oktober 2023. Universitas Trisakti mencatat Dudung sebagai KSAD periode 2021 hingga 2023.
Selain karier militer, Dudung menempuh pendidikan akademik dan meraih gelar doktor dari Universitas Trisakti dalam bidang Manajemen Strategis. Dalam sidang terbuka promosi doktor pada 11 Juni 2022, ia mempertahankan disertasi berjudul Pengaruh Strategic Leadership dan Green Human Resource Management Terhadap Management Performance Kodam Jaya Yang Dimediasi Oleh Teamwork Management, dan meraih predikat cum laude. Universitas Trisakti juga mencatatnya sebagai lulusan Program Doktor Fakultas Ekonomi dengan konsentrasi Manajemen Strategis.
Advertisement
Peran Dudung Abdurachman di Pemerintahan Prabowo
Setelah pensiun dari TNI, Dudung kembali mendapat kepercayaan di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Ia lebih dulu ditunjuk sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional.
Pada 27 April 2026, Prabowo melantik Dudung sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) menggantikan Muhammad Qodari. Sebagai KSP, ia berada dalam lingkup koordinasi yang berkaitan dengan pelaksanaan program prioritas dan isu strategis pemerintahan.
Posisi tersebut menjadi bagian dari perjalanan Dudung sebelum kembali dipercaya mengisi jabatan di tingkat kementerian koordinator. Pada Kamis, 1 Oktober 2026, Presiden Prabowo menunjuknya sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan. Pelantikan berlangsung di Istana Negara berdasarkan Keppres Nomor 104/P Tahun 2026, dengan Dudung menggantikan Djamari Chaniago.