Jenderal Listyo Sigit Prabowo buka suara usai munculnya nama Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komisaris Jenderal (Komjen) Suyudi Ario Seto sebagai calon penggantinya di pucuk Polri. Ia dimintai tanggapan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10).
“Tentunya terus melanjutkan program agar Polri selalu bisa memberikan pelayanan yang terbaik dan terus melayani masyarakat,” ujar Listyo saat ditanya mengenai harapannya terhadap Kapolri baru di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10).
Ia menekankan keberlanjutan program dan orientasi pelayanan kepada masyarakat dalam kepemimpinan Polri ke depan. Pergantian pucuk pimpinan ini sekaligus menandai berakhirnya masa jabatan Listyo Sigit sebagai Kapolri sejak November 2021 pada Kabinet Indonesia Maju era Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.
Advertisement
DPR Setujui Suyudi Ario Seto sebagai Calon Kapolri
Komjen Suyudi Ario Seto telah memperoleh persetujuan DPR sebagai calon Kapolri seusai menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR, Kamis (1/10).
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengusulkan nama Suyudi untuk menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo melalui surat yang dikirim ke DPR pada Rabu (30/9). Surat tersebut memuat usulan pemberhentian Listyo Sigit sekaligus pengangkatan Kapolri baru.
Suyudi adalah perwira tinggi Polri lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994 dengan rekam jejak panjang di bidang reserse dan penyidikan.
Ia pernah menempati sejumlah jabatan di Polda Metro Jaya dan Bareskrim Polri, lalu mengemban berbagai posisi strategis di kewilayahan hingga dipercaya sebagai Kepala BNN.