Kasus Bullying di Sekolah Tangsel, Anak Pejabat Diduga Terlibat

Kasus dugaan bullying di sekolah Tangsel viral, korban dilaporkan mengalami luka robek pada bagian telinga.

Pramita Tristiawati
Oleh Pramita Tristiawati - Reporter
Kasus Bullying di Sekolah Tangsel, Anak Pejabat Diduga Terlibat
Inilah akhir dari cerita seorang pria yang selama sembilan tahun selalu membully temannya, meskipun ia sudah tak berada di sekolah yang sama. (Ilustrasi: Bullying | Bully Awareness Resistance Education)

Dugaan aksi perundungan terjadi di Sekolah Insan Cendekia Madani (ICM), Serpong, Kota Tangerang Selatan. Seorang anak pejabat disebut terlibat dalam peristiwa tersebut, sementara korban dilaporkan mengalami luka.

Informasi mengenai dugaan perundungan ini mencuat setelah unggahan di media sosial Threads viral. Akun yang mengaku sebagai salah satu keluarga korban menyebut peristiwa tersebut terjadi pada 26 Agustus 2026 di lapangan sekolah.

Berdasarkan kronologi yang dipaparkan, kedua tangan korban terlebih dahulu dipegang ke belakang dan korban diposisikan duduk. Mata dan mulutnya kemudian ditutup menggunakan dasi, sebelum korban dipukuli dengan buku dan dilempari potongan karet rumput sintetis.

"Kejadian cukup lama, hingga akhirnya korban dilepaskan. Baru teman-teman seangkatan korban berani menghampiri, dan mengatakan bahwa telinga korban berdarah, ternyata luka robek yang perlu dijahit (diduga luka dari benda tajam, bisa dari name tag besi atau bisa dari ring besi kacu pramuka," unggah akun paper.thoughts35.

Libatkan 6 Siswa Senior

Dari keterangan yang beredar, terdapat enam pelaku yang diduga merupakan senior korban. Aksi perundungan itu disebut berlangsung saat kegiatan Pramuka di lingkungan sekolah.

Menanggapi informasi tersebut, Kepala Seksi Humas Polres Tangerang Selatan Iptu Yuni menyatakan pihaknya memerlukan waktu untuk memberikan keterangan lebih lanjut.

"Mohon waktu ya," kata Iptu Yuni.

Rekomendasi