Santap MBG, 79 Murid SMP Makale Tana Toraja Muntah-Diare hingga Dirawat Tiga RS

Puluhan murid tersebut mengalami muntah dan diare sehingga dilarikan ke sejumlah rumah sakit di Kabupaten Tana Toraja.

Ihwan Fajar
Oleh Ihwan Fajar - Reporter
Santap MBG, 79 Murid SMP Makale Tana Toraja Muntah-Diare hingga Dirawat Tiga RS
Murid SMPN 1 Makale yang diduga mengalami keracunan usai menyantap MBG. (Istimewa)

Kasus dugaan keracunan usai menyantap program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dialami 79 murid dari dua sekolah yakni Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 dan 2 Makale, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Puluhan murid tersebut mengalami muntah dan diare sehingga dilarikan ke sejumlah rumah sakit di Kabupaten Tana Toraja.

Bupati Tana Toraja Zadrak Tombeg mengaku sudah mendapatkan laporan terkait 79 murid yang diduga mengalami keracunan akibat mengonsumsi MBG. Zadrak langsung meninjau korban dan mengatakan mayoritas siswa mengalami muntah dan diare.

"Saya lihat tadi memang ada (siswa) yang muntah-muntah terus dan diare," ujar Zadrak kepada wartawan, Kamis (3/9).

Zadrak menyebut 79 murid yang diduga mengalami keracunan usai menyantap MBG kini dirawat di tiga rumah sakit di Kabupaten Tana Toraja. Tiga rumah sakit tersebut yakni RSUD Lakipadada, RSUD Sinar Kasih, dan RS Fatimah.

"30 orang dirawat di RSUD Lakipadada, RS Sinar Kasih merawat 27 siswa dan RS Fatima merawat 22 siswa," ujar dia.

Zadrak mengaku telah memerintahkan agar seluruh pimpinan rumah sakit agar menerima siswa mengalami gejala keracunan untuk ditangani sesegera mungkin dan seoptimal.

"Kita bekerja sesuai SOP yang ada untuk menangani korban. Semoga semua dapat terasi dengan baik dan segera sembuh," kata Zadrak.

 

Murid SMPN 1 Makale yang diduga mengalami keracunan usai menyantap MBG. (Istimewa)
Murid SMPN 1 Makale yang diduga mengalami keracunan usai menyantap MBG. (Istimewa)

Sementara Sekretaris Daerah Tana Toraja Rudy Andi Lolo menaambahkan pihaknya belum bisa memastikan penyebab para murid SMPN 1 dan 2 Makale mengalami keracunan. Dia sudah meminta kepada petugas untuk melakukan pemeriksaan sisa makanan dan sampel muntahan para murid.

"Saya sudah minta petugas mengambil sisa makanan serta muntahan dari siswa untuk diperiksa dan diteliti lebih lanjut. Pemeriksaan untuk mengetahui penyebab pasti gangguan kesehatan yang dialami para siswa," ujar dia.

Ketua Satgas MBG Tana Toraja ini menegaskan masih banyak kemungkinan yang menyebabkan puluhan murid di SMPN 1 dan 2 Makale keracunan.

"Semua ini masih praduga. Makanya saya sudah perintahkan untuk mengambil sisa-sisa makanan dan muntah itu untuk kita pelajari selanjutnya," kata Rudy.

 

Rekomendasi