Sebulan Buron, Pembunuh Satu Keluarga Ditangkap di Gubuk Bekas Likuifaksi Palu

Lokasi persembunyian pelaku terungkap berdasarkan informasi dari keluarga pelaku sudah sebulan bersembunyi di lokasi tersebut.

Ihwan Fajar
Oleh Ihwan Fajar - Reporter
Sebulan Buron, Pembunuh Satu Keluarga Ditangkap di Gubuk Bekas Likuifaksi Palu
Pelaku pembunuhan satu keluarga di Kota Palu inisial AK saat ditangkap polisi. (Istimewa).

Anggota Satreskrim Polresta Palu akhirnya menangkap pelaku pembunuhan satu keluarga di Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, Sulawesi Tengah, berinisial AK. Kurang lebih satu bulan AK menjadi buronan.

Kasatreskrim Polresta Palu, AKP Ismail Boby mengatakan, pelaku ditangkap di sebuah gubuk kawasan bekas bencana likuifaksi, di Jalan Kamboja, Lorong 2, Kelurahan Balaroa, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Rabu (26/8) kemarin. Lokasi persembunyian pelaku terungkap berdasarkan informasi dari keluarga pelaku sudah sebulan bersembunyi di lokasi tersebut.

"Saat kita amankan, pelaku tidak melakukan perlawanan. Berdasarkan pengakuan pelaku, selama ini dia sembunyi di sebuah rumah atau gubuk," kata Ismail melalui keterangan tertulisnya, Kamis (27/8).

Kendati begitu, Boby mengatakan, kepolisian masih akan mendalami dan memeriksa pelaku secara intensif terkait pelariannya usai melakukan pembunuhan terhadap satu keluarga.

"Kami masih mendalami bagaimana dia melarikan diri sampai dia bisa bertahan hidup dari pelariannya yang hampir satu bulan," kata dia.

Pelaku pembunuhan satu keluarga di Kota Palu inisial AK saat ditangkap polisi. (Istimewa).
Pelaku pembunuhan satu keluarga di Kota Palu inisial AK saat ditangkap polisi. (Istimewa).

Motif Pembunuhan

Boby juga mengungkapkan motif pelaku tega membunuh satu keluarga. Padahal antara pelaku dan korban bernama Jamil merupakan rekan kerja di rumah pemotongan ayam.

"Pengakuan pelaku ini motifnya karena sakit hati. Pelaku menyebut korban Jamil ini sering mengadu ke bosnya jika malas bekerja," tutur Boby.

Akibat aduan korban tersebut, pelaku akhirnya diberhentikan oleh pemilik pemotongan ayam. Pelaku pun langsung naik pitam dan menghabis korban beserta satu anak dan istrinya.

Selain menangkap pelaku, kepolisian juga sudah menemukan barang bukti berupa pisau. Senjata tajam tersebut digunakan pelaku menghabisi nyawa Jamil dan istrinya.

"Pelaku sempat membuang pisau itu. Tapi setelah dilakukan pencarian, akhirnya barang bukti pisau ditemukan," kata dia.

Boby menyebut masih melakukan pencarian barang bukti lainnya yakni dua handphone milik korban hilang. Hingga saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan di Polresta Palu.

Rekomendasi