Gunung Semeru Meletus 4 Kali Selasa Pagi 14 Juli 2026

Gunung Semeru meletus sebanyak empat kali dalam kurun waktu tiga jam pada Selasa pagi (14/7/2026).

Ahmad Apriyono
Oleh Ahmad Apriyono - Reporter
Gunung Semeru Meletus 4 Kali Selasa Pagi 14 Juli 2026
Gunung Semeru mengalami empat kali erupsi pada Selasa pagi (14/7/2026). (Liputan6.com/ Dok PVMBG)

Pada Selasa pagi, 14 Juli 2026, Gunung Semeru mengalami empat kali letusan dalam waktu tiga jam. Letusan pertama terjadi pada pukul 05.39 WIB, dengan kolom abu yang teramati mencapai ketinggian 1.300 meter di atas puncak gunung, atau sekitar 4.976 meter di atas permukaan laut. Kolom abu yang terlihat memiliki warna putih hingga abu-abu dengan intensitas sedang mengarah ke utara.

Letusan kedua tercatat pada pukul 06.29 WIB, di mana tinggi kolom abu mencapai 800 meter. Kemudian, letusan ketiga terjadi pada pukul 06.51 WIB dengan ketinggian kolom abu 1.200 meter. Letusan keempat terjadi pada pukul 07.55 WIB, dengan kolom abu yang teramati setinggi 1.000 meter. Semua letusan ini terekam dalam seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 100 detik.

Liswanto, petugas Pos Pantau, memberikan imbauan kepada masyarakat dan wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak gunung. Selain itu, masyarakat juga diharapkan untuk tidak beraktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan, karena berpotensi terdampak oleh awan panas dan aliran lahar yang bisa menjangkau hingga 17 km dari puncak.

Dia menegaskan, "Tidak beraktivitas dalam radius 5 Km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu pijar."

Pihak berwenang juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi awan panas, guguran lava, dan lahar yang dapat terjadi di sepanjang aliran sungai atau lembah yang bersumber dari puncak Gunung Api Semeru, terutama di daerah Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta potensi lahar di anak sungai Besuk Kobokan.

Selama tahun 2026, Gunung Semeru telah tercatat meletus sebanyak 1.486 kali. Hingga saat ini, pada Selasa (14/7/2026) pukul 09.20 WIB, status Gunung Semeru masih berada dalam kondisi Siaga (Level III).

Pantauan Gunung Semeru

Menurut laporan yang dikeluarkan oleh PVMBG, hasil pengamatan pada Selasa (14/7/2026) menunjukkan bahwa antara pukul 00.00 hingga 06.00 WIB, Gunung Semeru mengalami sejumlah aktivitas seismik. Tercatat ada 16 kali gempa yang berkaitan dengan Letusan/Erupsi dengan amplitudo berkisar antara 13-22 mm dan durasi gempa berlangsung antara 64 hingga 143 detik.

Selain itu, terdapat juga 3 kali kejadian gempa Guguran yang memiliki amplitudo antara 1-4 mm dan berlangsung selama 54 hingga 66 detik. Di samping itu, terjadi 2 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 3-7 mm dan durasi yang tercatat antara 32 hingga 40 detik. Data ini menunjukkan aktivitas vulkanik yang cukup signifikan di Gunung Semeru dalam periode waktu yang ditentukan.

Rekomendasi