Dia menulis surat terbuka agar dapat ditindaklanjuti kepolisian pimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Warganet heboh dengan pengakuan seorang wanita yang ditelantarkan suaminya yang menjabat Kapolsek di Banyuasin, Sumatera Selatan. Wanita itu harus bekerja sebagai tukang ojek buat menghidupi tiga anaknya.
Pengakuan itu disampaikan EV melalui akun Facebook pribadinya. Dia menulis surat terbuka agar dapat ditindaklanjuti kepolisian pimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
ER bercerita rumah tangganya berantakan gara-gara suaminya suka berselingkuh. Bukan hanya sekali, tetapi berkali-kali. Bahkan suaminya pernah berselingkuh dengan seorang polwan yang telah bersuami.
Endingnya, suami menikah secara siri dengan seorang wanita yang merupakan pegawai di salah satu perguruan tinggi ternama di Sumsel. Pernikahan itu telah dikaruniai seorang anak.
Advertisement
"Sebetulnya saya tidak ada niat untuk membuka aib ini tapi daei dulu saya berharap suami saya berubah sampai hari ini saya tunggu," tulis ER di akun Facebooknya yang dikutip merdeka.com, Senin (24/6).
Tujuh tahun ditelantarkan, ER harus banting tulang mencari nafkah untuk ketiga anaknya hasil pernikahan dengan suaminya itu. Pekerjaan sebagai tukang ojek pun ia lakukan untuk menyambung hidup.
"Saya hanya ibu rumah tangga yang tidak dapat hak gaji saya selama 7 tahun lamanya. Sedangkan saya mencari rizki halal sebagai tukang ojek di wilayah Betung Banyuasin," kata ER.
ER berharap surat terbuka ini sampai ke Kapolri dan ditindaklanjuti segera.
Dia meminta keadilan atas nasib yang dialaminya.
"Saya pernah menceritakan ini kepada ibu Wakapolres Banyuasin, tapi sepertinya tetap tidak ada titik terangnya dan saya pun pernah ditemukan dengan bapak Kasat Intel Banyuasin hal hasil saya pun disuruh bercerai, disuruh meninggalkan suami saya tapi tetap saya bertahan, jadi saya harus bagaimana pak untuk mempertahankan hak saya dan mempertahankan kebenaran saya selama ini, say rasa semua ini tidak adil," kata ER.
Advertisement
-
Berikut curahan hati lengkap ER:
"Bismilahirohmanirohim..jumat penuh berkah" selamat pagi salam sejahtera bagi kita semua mohon izin bapak jendral Kapolri listiyo sigit, bapak Kapolda sumatera selatan,dan ibu ketua bhayangkari sumatera selatan bpk kapolres banyuasin yang saya hormati dan saya banggakan,mhon memperkenalkan diri saya bernama: ibu erxxxx
Istri SAH dari bapak IPTU Jxxxx SH yang saat ini beliau menjabat sebagai KAPOLSEK xxxxxx.
Disini saya sedikit bercerita masalah rumah tangga saya yg hampir 7 thn lama nya,saya tidak memiliki kekuatan apapun bapak,"
1. Apakah boleh seorang polisi yang telah menikah secara resmi baik agama maupun secara hukum dengan SAH bisa menikah lagi tanpa sepengetahuan istri SAH
2. Apakah boleh seorang polisi tidak menyelesaikan permasalahan rumah tangga dengan baik selama 7 thn lama nya,dan istri tidk diberi nafkah lahir dan batin,"
3. Apakah boleh seorang polisi bisa mengganti data kartu keluarga yang awal sttts pernikahan tercatat sekarang di rubah menjadi stts menikah tidk tercatat.
Advertisement
"Padahal saya menikah dengan sah dan semua bukti buku nikah, KPI SAYA LENGKAP
sebetulnya saya tidak ada niat untuk membuka AIB ini tapi dr dulu saya berharap suami saya berubah sampai hari ini saya tunggu,dulu sy telah memaafkan suami saya pernah berselingkuh dengan anggota polwan pada saat suami sy menjabat sebagai draiver DIR INTEl POLDA sumsel,padahal polwan tersebut telah memiliki suami dan memiliki 2 anak saya tetap diam dan sy maafkan wlaau hati saya berat menerima nya,perselingkuhan bukan hanya 1 kali bahkan sekarang suami saya malah memiliki istri sirih dan memiliki seorang anak perempuan,"
Saya mohon keadilan pak..saya hanya ibu rumah tangga yg tidak dpt hak gaji saya selama 7 thn lama nya,sedangkan sy mencari rejeki halal sebagai tukang ojek di wilayah betung banyuasin.."
Advertisement
Hingga berita ini ditayangkan, merdeka.com masih mencoba konfirmasi ke pihak Polda Sumsel dan Polres Banyuasin.
Advertisement