Sejumlah nelayan menurunkan ikan hasil tangkapannya di sebuah dermaga di Kalibaru, Jakarta, pada Jumat (31/5/2024). Mengganti daging merah dengan ikan sarden, herring, hingga teri disebut dapat mencegah 750 ribu kematian setiap tahun pada 2050. Merdeka.com/Imam Buhori
Advertisement
Hal itu diungkap dalam sebuah penelitian yang dimuat pada jurnal BMJ Global Health, sebagaimana dilansir dari Antaranews, pada April 2024. Merdeka.com/Imam Buhori
Dilansir Medical Daily, penelitian tersebut juga menemukan bahwa konsumsi ketiga ikan itu dapat menurunkan potensi kecacatan yang disebabkan oleh penyakit yang berkaitan dengan pola makan. Merdeka.com/Imam Buhori
Di sisi lain, konsumsi daging merah dan daging olahan terbukti dapat meningkatkan risiko penyakit tidak menular, seperti stroke, penyakit jantung, diabetes, kanker usus dan penyakit arteri koroner. Merdeka.com/Imam Buhori
Advertisement
Penyakit-penyakit tersebut menyumbang sekitar 70 persen kematian global pada 2019. Merdeka.com/Imam Buhori
Karena itu, asupan ikan laut yang kaya asam lemak tak jenuh, Omega-3 (DHA dan EPA), dapat mencegah penyakit jantung koroner serta kaya kalsium dan vitamin B12. Merdeka.com/Imam Buhori
Sejumlah nelayan menurunkan ikan hasil tangkapannya di sebuah dermaga di Kalibaru, Jakarta, pada Jumat (31/5/2024). Merdeka.com/Imam Buhori