Kasus ini viral di media sosial setelah video pengobatan bidan ZN beredar.
Pengungkapan kasus dugaan malpraktik yang dilakukan bidan ZN terhadap pasien maag hingga meninggal di Prabumulih, Sumatera Selatan, masih berlanjut. Kasus ini viral di media sosial setelah video pengobatan bidan ZN beredar.
Kasatreskrim Polres Prabumulih AKP Herli Kurniawan mengungkapkan, pihaknya telah melakukan olah TKP yang berada di rumah bidan ZN atau tempat praktiknya. Petugas mengamankan tempat obat dan pakaian yang dikenakan saat pengobatan.
"Olah TKP sudah dilakukan termasuk mengamankan barang bukti," ungkap Kasatreskrim Polres Prabumulih AKP Herli Setiawan, Senin (6/5).
Advertisement
Kemudian, penyidik juga telah memasang garis polisi di rumah ZN. Dengan demikian, tempat itu dilarang dimasuki sembarang orang karena dikhawatirkan berupaya menghilangkan barang bukti.
Untuk pendalaman, polisi memeriksa tujuh saksi, termasuk bidan ZN. Jika ditemukan unsur pidana, kasus ini akan ditingkatkan menjadi penyidikan dan selanjutnya penetapan tersangka. "Kita tunggu hasil perkembangan nanti," kata Herli.
Herli menyebut sejauh ini belum ada laporan resmi atau tertulis dari keluarga korban.
Namun polisi memandang perlu melakukan penyelidikan karena kasusnya cukup menonjol setelah beredar di medsos.
"Kami imbau keluarga korban melapor untuk membantu kami mengungkapnya," kata Herli.