Idap Dua Sakit Ini, Arist Merdeka Titip Pesan Terakhir Sebelum Meninggal

Selama dirawat, pria kelahiran kota Pematang Siantar itu mengalami penurunan kesadaran hingga 50 persen. Namun kesadarannya sempat kembali.

Rahmat Baihaqi
Oleh Rahmat Baihaqi - Reporter
Idap Dua Sakit Ini, Arist Merdeka Titip Pesan Terakhir Sebelum Meninggal
Idap Dua Sakit Ini, Arist Merdeka Titip Pesan Terakhir Sebelum Meninggal (Merdeka.com)

Ketua Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan Anak (PA) Arist Merdeka Sirait tutup usia 86 tahun.

Alami Infeksi Kantung Kemih

Ketua Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan Anak (PA) Arist Merdeka Sirait meninggal dunia. Sebelum mengembuskan napas terakhir, Arist sedang menjalani perawatan di RS Polri Kramatjati.

Adik Kandung Arist, Agustinus Sirait menyebut kakaknya sempat menderita penyakit infeksi di saluran kemih. Penyakit itu baru terdeteksi dua bulan yang lalu. Selama menderita penyakit itu, Arist sudah tiga kali masuk rumah sakit.

Arist juga memiliki penyakit jantung dan telah dipasang ring.

"Jadi dia terkena penyakit infeksi saluran kemih dan infeksinya itu mungkin sudah menyebar ke beberapa fungsi misalnya hati, paru-paru dan jantung."

Kata adik Arist Merdeka di rumah duka RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Sabtu (26/8).

@merdeka.com

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Agustinus menyebut, Ketua Komnas PA itu sempat dinyatakan sembuh dari penyakitnya. Hingga akhirnya kembali jatuh sakit dan dirawat di ruangan ICU RS Polri Kramatjati pada Selasa (22/8) lalu.

Selama dirawat, pria kelahiran kota Pematang Siantar itu mengalami penurunan kesadaran hingga 50 persen. Namun kesadarannya sempat kembali.

"Posisinya karena infeksi itu, sehingga mempengaruhi tingkat kesadaran sampai 50 persen. Dokter menyarankan untuk masuk ICU tapi sebetulnya di hari kemarin karena kita kasih semangat, kesadarannya kembali. Tapi kemarin siang sudah menurun lagi sampai pagi hari tadi."

Cerita adik Arist.

Pesan Terakhir Arist Merdeka

Sebelum mengembuskan napas terakhir, Arist sempat menitipkan pesan kepada adiknya untuk tetap melanjutkan perjuangan menyuarakan perlindungan anak.

Sebab menurut Arist, hingga kini banyak kasus kejahatan di Indonesia dengan korbannya anak. Utamanya kasus kekerasan seksual.

"Beliau menitipkan kepada teman-teman tetap memperjuangkan karena salah satu keberhasilan selama ini adalah keberhasilan dari media juga. Kerja samanya media juga, menyuarakan isu-isu tentang perlindungan anak."

Kata Adik Arist Merdeka

@merdeka.com

Dimakamkan di Kampung Halaman

Jenazah Arist Merdeka Sirait akan dimakamkan di tempat pemakaman keluarga di Toba, Sumatera Utara. Rencananya, jenazah Arist akan diterbangkan pada Selasa (30/8) pagi.



"Kita keluarga besar sudah ada makam keluarga di kampung halaman kita di Porsea, (Sumatera Utara) di Lumban Sirait, kita berangkat jam 6 pagi. kata adik kandung Arist. 

Agus menjelaskan, pihaknya akan terlebih dahulu melakukan ibadah secara keagamaan pada hari Minggu untuk Arist Medeka. Dilanjutkan keesokan harinya akan dilakukan ibadah secara adat Batak di tempat persemayaman di RSPAD.

Agus menjelaskan, pihaknya akan terlebih dahulu melakukan ibadah secara keagamaan pada hari Minggu untuk Arist Medeka. Dilanjutkan keesokan harinya akan dilakukan ibadah secara adat Batak di tempat persemayaman di RSPAD.
Dok. Istimewa
Rekomendasi