Pembayaran Ujian SIM Tak Lagi Tunai, Harus Via Bank

Kebijakan pembayaran menggunakan non tunai sudah berlaku sejak lama.

Ady Anugrahadi
Oleh Ady Anugrahadi - Reporter
Pembayaran Ujian SIM Tak Lagi Tunai, Harus Via Bank
Pembayaran Ujian SIM Tak Lagi Tunai, Harus Via Bank (Merdeka.com)

Kakorlantas Irjen Firman Santyabudi mengingatkan, Pemohon Surat Izin Mengemudi (SIM) sudah tidak diperbolehkan membayar biaya administrasi penerbitan SIM secara tunai.

Kakorlantas Irjen Firman Santyabudi mengingatkan, Pemohon Surat Izin Mengemudi (SIM) sudah tidak diperbolehkan membayar biaya administrasi penerbitan SIM secara tunai.
Dok. Istimewa

Hal itu disampaikan Firman saat meninjau sosialisasi lintasan baru ujian praktik SIM di Satpas Daan Mogot, Jakbar, Jumat (4/8).

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Firman menerangkan, kebijakan pembayaran menggunakan non tunai sudah berlaku sejak lama. Ini upaya kepolisian dalam meningkatkan pelayanan.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Sebagai informasi kepada kawan-kawan bahwa untuk ujian SIM, biaya seluruhnya melakukan pembayaran melalui bank," kata Firman.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Firman menerangkan, uang kontan pemohon SIM dipastikan tidak ada di Satpas seluruh Indonesia. Kalau pun ada, berarti uang pribadi milik petugas.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Buat pulang barangkali atau buat beli makan di kantin. Tapi jangan tidak terinformasikan bahwa masih ada pembayaran melalui cash, semuanya lewat bank," ujar Firman.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Firman menerangkan, pihaknya sedang membangun Satpas prototype, jadi alurnya sudah dibuat, yang tidak lulus ujian teori dipersilakan ke pintu sebelah kiri untuk belajar lagi. Sementara bagi yang lulus langsung ke tempat ujian praktik.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Dikasih waktu dua minggu, makanya dengan belajar mau ujian dari sekarang udah saya bilang belajar ujian teorinya yang pasti kita kasih kesempatan untuk ujian ulang," jelas Firman.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Firman menerangkan, ujian SIM semata-mata guna memastikan pengendara telah terampil dan mengetahui aturan lalu lintas.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Yang penting jangan anggota saya diiming-imingi dengan memberikan sesuatu untuk lulus. Kasihan nanti mentalnya rusak kalau diiming-imingi," ujar Firman.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Makanya saya katakan tadi kuasai motor yang mau dipakai, perbanyaklah latihan baik teori maupun praktik," tutup Firman.

Rekomendasi