Barito Utara Perkuat Sinergi Bank Kalteng untuk Dorong Ekonomi Berkelanjutan

Pemerintah Kabupaten Barito Utara mempererat sinergi dengan Bank Kalteng, berkomitmen mendukung pembangunan daerah dan ekonomi berkelanjutan melalui akses permodalan yang mudah dan transparan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Barito Utara Perkuat Sinergi Bank Kalteng untuk Dorong Ekonomi Berkelanjutan
Pemerintah Kabupaten Barito Utara mempererat sinergi dengan Bank Kalteng, berkomitmen mendukung pembangunan daerah dan ekonomi berkelanjutan melalui akses permodalan yang mudah dan transparan. (AntaraNews)

Pemerintah Kabupaten Barito Utara menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi dengan PT Bank Kalimantan Tengah (Bank Kalteng). Langkah strategis ini bertujuan mendukung pembangunan daerah serta mewujudkan ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat. Bupati Barito Utara, Shalahuddin, menyampaikan hal tersebut usai menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 Bank Kalteng.

RUPST tersebut berlangsung pada Jumat (22/5) di Istana Isen Mulang, Palangka Raya, dihadiri oleh Gubernur Kalteng Agustiar Sabran dan jajaran kepala daerah lainnya. Kehadiran Bupati Shalahuddin menjadi bukti nyata dukungan pemerintah daerah terhadap arah kebijakan dan strategi pengembangan Bank Kalteng ke depan. Penguatan kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Bupati Shalahuddin menekankan pentingnya akses permodalan yang mudah, transparan, dan tepat sasaran bagi masyarakat serta pelaku usaha di Barito Utara. Sinergi antara pemerintah daerah dan Bank Kalteng ini dipandang sebagai fondasi krusial. Tujuannya adalah menciptakan daerah yang maju, berdaya saing, dan berkeadilan di masa mendatang.

Peran Strategis Bank Kalteng dalam Pembangunan Daerah

Bupati Shalahuddin menegaskan bahwa keberadaan Bank Kalteng memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah daerah. Bank ini berperan penting dalam menciptakan ekosistem keuangan yang sehat dan inklusif di Barito Utara. Dukungan layanan perbankan yang semakin baik diharapkan mampu memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Penguatan sinergi Bank Kalteng Barito Utara ini juga bertujuan meningkatkan investasi daerah secara signifikan. Selain itu, kolaborasi ini diharapkan dapat membuka peluang ekonomi baru yang lebih luas bagi masyarakat setempat. Pemerintah daerah optimistis bahwa kerja sama solid ini akan membawa dampak positif bagi percepatan pembangunan.

"Kami terus mendorong Bank Kalteng untuk meningkatkan kualitas layanan dan mempererat sinergi dengan pemerintah daerah," kata Bupati Barito Utara Shalahuddin di Palangka Raya, Sabtu (23/5). Pernyataan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan Bank Kalteng terus berinovasi. Tujuannya adalah memberikan kontribusi maksimal bagi kemajuan ekonomi regional.

Kinerja Positif dan Kontribusi Bank Kalteng

Direktur Utama Bank Kalteng, Maslipansyah, menjelaskan bahwa RUPST menyepakati pembagian dividen atas laba bersih Tahun Buku 2025. Dividen sebesar 50 persen atau senilai Rp184,2 miliar akan dibagikan secara proporsional kepada seluruh pemegang saham. Pembagian dividen ini merupakan bentuk konkret kontribusi Bank Kalteng.

Kontribusi tersebut bertujuan mendorong Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dapat dipergunakan untuk pembangunan daerah serta kesejahteraan masyarakat Kalteng. Keputusan ini mencerminkan dukungan para pemegang saham terhadap kesinambungan kinerja Bank Kalteng. Hal ini juga menjadi bentuk kepercayaan terhadap pengelolaan perusahaan yang berprinsip kehati-hatian.

Secara umum, kinerja Bank Kalteng selama tahun 2025 mencatatkan hasil keuangan yang sangat positif. Laba bersih Bank Kalteng tercatat sebesar Rp368 miliar, meningkat signifikan dibanding tahun 2024 yang sebesar Rp321 miliar, atau tumbuh 14,76 persen. Pertumbuhan ini menunjukkan efektivitas strategi bisnis yang diterapkan oleh Bank Kalteng.

Dari sisi aset, total aset Bank Kalteng juga tumbuh dari sekitar Rp16,8 triliun pada 2024 menjadi Rp20,4 triliun pada 2025, meningkat sekitar 21,46 persen. Pertumbuhan ini didukung oleh peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK) dari Rp10,7 triliun menjadi Rp13,8 triliun, serta penyaluran kredit yang naik dari Rp10,7 triliun menjadi Rp11,7 triliun. "Capaian ini merupakan hasil dari dukungan pemegang saham, kepercayaan nasabah serta kerja bersama seluruh insan Bank Kalteng dalam menjaga pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan," ujar Maslipansyah.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi