Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Gianyar, Bali, baru-baru ini secara aktif menyeleksi puluhan pelajar tingkat sekolah menengah pertama (SMP) untuk menjadi duta antinarkoba. Program ini dirancang dengan tujuan mulia, yaitu melahirkan pelopor kampanye hidup sehat tanpa narkoba di kalangan generasi muda yang merupakan tulang punggung bangsa. Inisiatif ini menunjukkan komitmen BNN Gianyar dalam menjaga masa depan anak-anak dari bahaya narkotika.
Kepala BNN Gianyar, Sudirman, menjelaskan bahwa inisiatif strategis ini merupakan bagian integral dari upaya berkelanjutan dalam memerangi penyalahgunaan narkoba di wilayah tersebut. Sebanyak 66 peserta didik mengikuti serangkaian seleksi ketat yang meliputi tes pengetahuan umum, pemeriksaan kesehatan menyeluruh, dan wawancara mendalam. Proses seleksi ini memastikan hanya kandidat terbaik yang akan terpilih.
Dari total peserta yang berpartisipasi, hanya 20 orang yang akan terpilih secara definitif sebagai duta antinarkoba, dengan komposisi seimbang 10 laki-laki dan 10 perempuan. Para duta terpilih nantinya akan mengemban tugas penting untuk secara aktif mengampanyekan gaya hidup sehat dan bebas narkoba, khususnya di lingkungan remaja serta sekolah-sekolah di Gianyar. Mereka akan menjadi garda terdepan dalam pencegahan.
Advertisement
Advertisement
Membentuk Generasi Muda Tangguh dan Berkarakter Bebas Narkoba
Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Gianyar, I Ketut Mudana, turut menekankan betapa pentingnya program pembentukan duta antinarkoba ini bagi masa depan daerah. Beliau menyatakan bahwa pemilihan duta pelajar bersih narkoba (bersinar) ini bukan sekadar ajang kompetisi semata, melainkan sebuah platform strategis. Kegiatan ini menjadi wadah krusial dalam membentuk generasi muda yang tangguh, memiliki karakter kuat, serta kesadaran tinggi terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba yang mengancam.
Mudana lebih lanjut menyoroti peran fundamental generasi muda sebagai agen perubahan yang vital di dalam masyarakat. Mereka diharapkan tidak hanya menjadi agen kontrol sosial yang mengawasi, tetapi juga sebagai agen pembangunan yang membawa dampak positif. Keterlibatan aktif dan partisipasi mereka sangat dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan sosial yang lebih baik dan aman dari pengaruh negatif.
Para duta antinarkoba yang terpilih ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak edukasi yang lebih luas dan masif di lingkungan mereka. Mereka juga diharapkan dapat memfasilitasi partisipasi aktif serta pemberdayaan pelajar lainnya dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, kondusif, dan sepenuhnya bebas dari ancaman narkoba. Ini adalah investasi jangka panjang untuk generasi penerus Gianyar.
Advertisement
Advertisement
Urgensi Edukasi di Tengah Peningkatan Prevalensi Narkoba Nasional
Konteks pelaksanaan program duta antinarkoba ini menjadi semakin relevan dan mendesak mengingat data prevalensi penyalahgunaan narkoba secara nasional yang menunjukkan tren mengkhawatirkan. Hasil survei yang dilakukan oleh BNN secara nasional mengindikasikan adanya peningkatan angka tersebut. Pada tahun 2025, prevalensi diperkirakan akan mencapai 2,11 persen dari total populasi, atau sekitar 4,15 juta jiwa.
Angka proyeksi tersebut menunjukkan peningkatan yang signifikan jika dibandingkan dengan data tahun 2023, di mana prevalensi tercatat sebesar 1,73 persen atau sekitar 3,33 juta jiwa. Peningkatan ini menjadi sebuah alarm keras bagi semua pihak terkait untuk lebih gencar dan proaktif dalam melakukan upaya pencegahan. Edukasi dini dan berkelanjutan menjadi kunci utama dalam membendung laju peningkatan ini.
Oleh karena itu, berbagai upaya pencegahan dan program edukasi terus digalakkan secara masif dan terstruktur di seluruh pelosok negeri. Generasi muda, khususnya pelajar, dinilai sebagai kelompok yang sangat rentan terhadap godaan dan risiko penyalahgunaan narkoba. Program duta antinarkoba yang diinisiasi BNN Gianyar ini menjadi salah satu strategi efektif untuk membentengi mereka dari bahaya laten tersebut, sekaligus menanamkan nilai-nilai positif, kesadaran, dan tanggung jawab sosial sejak dini. Inilah cara Gianyar mempersiapkan generasi penerus yang kuat dan berintegritas.
Advertisement
Sumber: AntaraNews