Kemenekraf Dukung Kendari Jadi Pusat Ekonomi Kreatif Asia-Pasifik

Menteri Kemenekraf Teuku Riefky Harsya menyatakan dukungan penuh agar Kendari menjadi pusat Ekonomi Kreatif Asia-Pasifik, didorong oleh gelaran event internasional dan potensi daerah.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kemenekraf Dukung Kendari Jadi Pusat Ekonomi Kreatif Asia-Pasifik
Menteri Kemenekraf Teuku Riefky Harsya menyatakan dukungan penuh agar Kendari menjadi pusat Ekonomi Kreatif Asia-Pasifik, didorong oleh gelaran event internasional dan potensi daerah. (AntaraNews)

Menteri Kemenekraf Teuku Riefky Harsya menyatakan dukungan penuh terhadap Kendari, Sulawesi Tenggara, untuk berkembang menjadi pusat regional baru bagi ekonomi kreatif. Dukungan ini diberikan mengingat Kendari memiliki potensi besar dan kesiapan untuk menjadi hub penting di kawasan Asia-Pasifik. Langkah ini diharapkan dapat memacu pertumbuhan ekonomi lokal dan nasional secara signifikan.

Kota Kendari saat ini tengah mempersiapkan diri menjadi tuan rumah acara-acara internasional besar. Di antaranya adalah Rapat Biro Eksekutif United Cities and Local Governments Asia-Pacific (UCLG ASPAC) dan Forum Asia-Pasifik 2026. Kegiatan ini akan berlangsung pada 7 hingga 9 Mei 2026, menyediakan wadah strategis untuk memajukan ekonomi kreatif Indonesia.

Harsya menekankan bahwa agenda ini akan membantu mempromosikan nama Indonesia di kancah internasional. Lebih lanjut, acara tersebut akan menjadi momentum krusial bagi Kendari untuk menunjukkan potensi ekonomi kreatifnya. Kemenekraf berkomitmen penuh untuk memperluas jangkauan produk lokal dan menciptakan ekosistem yang lebih kondusif bagi sektor kreatif.

Kendari Siap Sambut Event Internasional

Penyelenggaraan Rapat Biro Eksekutif UCLG ASPAC dan Forum Asia-Pasifik 2026 di Kendari menjadi sorotan utama dalam upaya pengembangan ekonomi kreatif. Acara yang dijadwalkan pada 7 hingga 9 Mei 2026 ini diharapkan dapat menjadi platform penting. Melalui platform tersebut, Indonesia dapat berbagi praktik terbaik di seluruh kawasan Asia-Pasifik.

Menteri Kemenekraf Teuku Riefky Harsya menegaskan bahwa event-event ini akan mempercepat pertumbuhan ekonomi di wilayah timur Indonesia. Ini sejalan dengan visi pemerintah untuk pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di seluruh pelosok negeri. Kehadiran delegasi internasional juga diharapkan membuka peluang investasi dan kolaborasi baru.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menyoroti pembentukan kantor pariwisata dan ekonomi kreatif khusus sebagai langkah kunci. Kantor ini bertujuan untuk meningkatkan eksposur internasional kota. Dengan populasi 355.665 jiwa dan konektivitas yang andal, Kendari sangat siap untuk menjadi tuan rumah agenda Asia-Pasifik.

Peran Kemenekraf dalam Pengembangan Ekonomi Kreatif

Kemenekraf memiliki peran sentral dalam mendukung Kendari sebagai pusat ekonomi kreatif. Dukungan ini tidak hanya terbatas pada penyelenggaraan acara internasional, tetapi juga mencakup pengembangan ekosistem yang berkelanjutan. Kemenekraf berkomitmen untuk memperluas jangkauan produk lokal.

Harsya memuji Kendari atas implementasi peraturan daerah pada tahun 2018 yang berfokus pada perlindungan dan pengembangan sektor kreatif. Regulasi ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam memajukan potensi lokal. Hal ini juga menjadi fondasi kuat bagi pertumbuhan ekonomi kreatif yang terencana dan terarah.

Menteri Kemenekraf menggarisbawahi pentingnya kolaborasi untuk membantu ekonomi kreatif Indonesia unggul secara global. Kolaborasi ini mencakup berbagai sektor, termasuk kuliner, kerajinan, mode, dan seni yang berkualitas. Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, pelaku usaha, dan komunitas diharapkan dapat menciptakan dampak positif yang berkelanjutan.

Wali Kota Siska Karina Imran berharap kolaborasi dengan Kemenekraf akan memberikan manfaat jangka panjang. Manfaat ini ditujukan bagi para profesional ekonomi kreatif lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ini menunjukkan komitmen bersama untuk mencapai tujuan pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Kendari.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi