Duel Sengit Tinju Kelas Berat: Filip Hrgovic Tantang Dave Allen di Kandang Sendiri

Peraih medali Olimpiade Filip Hrgovic akan menghadapi petinju berpengalaman Dave Allen dalam pertarungan tinju kelas berat yang dinantikan pada 16 Mei. Siapakah yang akan keluar sebagai pemenang di Eco-Power Stadium, Doncaster?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Duel Sengit Tinju Kelas Berat: Filip Hrgovic Tantang Dave Allen di Kandang Sendiri
Peraih medali Olimpiade Filip Hrgovic akan menghadapi petinju berpengalaman Dave Allen dalam pertarungan tinju kelas berat yang dinantikan pada 16 Mei. Siapakah yang akan keluar sebagai pemenang di Eco-Power Stadium, Doncaster? (AntaraNews)

Doncaster akan menjadi saksi bisu pertarungan tinju kelas berat yang penuh gengsi pada 16 Mei mendatang. Filip Hrgovic, peraih medali perunggu Olimpiade Rio de Janeiro 2016, akan menantang petinju tuan rumah, Dave Allen, di Eco-Power Stadium, Inggris. Pertarungan ini diprediksi akan menyajikan aksi jual beli pukulan yang mendebarkan, mengingat rekor dan ambisi kedua petinju.

Laga utama yang disiarkan oleh DAZN ini merupakan bagian dari acara Queensberry Promotions, menjanjikan tontonan berkelas bagi para penggemar tinju di seluruh dunia. Hrgovic, yang dikenal dengan julukan "El Animal", akan berusaha melanjutkan tren positifnya setelah kembali ke jalur kemenangan. Sementara itu, Allen, "The White Rhino", bertekad untuk memanfaatkan dukungan penuh dari publik sendiri demi meraih kemenangan penting dalam kariernya.

Pertemuan dua petinju dengan gaya berbeda ini tidak hanya menjadi ajang pembuktian kekuatan, tetapi juga pertaruhan reputasi. Hrgovic ingin menegaskan posisinya di jajaran elit kelas berat, sementara Allen berambisi mencatatkan kemenangan terbesar di hadapan para pendukungnya. Atmosfer pertandingan di Doncaster dipastikan akan membara, menambah daya tarik duel sengit ini.

Filip Hrgovic: Ambisi Sang Peraih Medali Olimpiade

Filip Hrgovic, petinju asal Kroasia, membawa rekor mengesankan ke dalam ring dengan 19 kemenangan, 14 di antaranya melalui knockout (KO), dan hanya satu kekalahan. Petinju berusia 33 tahun ini kini menduduki peringkat keempat di divisi tinju kelas berat versi The Ring. Perjalanan kariernya menunjukkan ketangguhan dan kemampuan adaptasi yang tinggi di atas ring.

Setelah mengalami kekalahan KO pada ronde kedelapan dari Daniel Dubois pada Juni 2024, yang membuatnya gagal merebut sabuk juara dunia interim kelas berat IBF, Hrgovic berhasil bangkit. Ia mengembalikan kariernya ke jalur yang benar pada tahun 2025 dengan meraih dua kemenangan beruntun melalui keputusan bulat dalam 10 ronde. Lawan-lawannya saat itu adalah Joe Joyce dan David Adeleye, menunjukkan bahwa ia mampu mengatasi tekanan dan kembali ke performa terbaiknya.

Sebelumnya, "El Animal" juga pernah memberikan kekalahan pertama kepada Zhilei Zhang pada Agustus 2022, membuktikan kemampuannya menghadapi petinju top. Kini, Hrgovic bersiap untuk menghadapi tantangan baru di kandang lawan, sebuah situasi yang tidak asing baginya. Ia memiliki sejarah mengalahkan petinju-petinju kelas berat asal Inggris, menjadikannya lawan yang sangat berbahaya.

Dave Allen: Harapan di Kandang Sendiri

Dave Allen, petinju yang lebih berpengalaman dengan julukan "The White Rhino", memiliki rekor 25 kemenangan (20 KO), delapan kekalahan, dan dua seri. Petinju berusia 34 tahun ini telah menunjukkan performa yang beragam dalam beberapa tahun terakhir, namun selalu berhasil menemukan cara untuk bangkit. Pertarungan ini menjadi momen krusial bagi Allen untuk membuktikan diri di hadapan publiknya.

Allen berhasil mengangkat kembali posisinya di divisi kelas berat dengan kemenangan dramatis pada ronde kelima atas Johnny Fisher pada Mei 2025. Kemenangan ini merupakan balas dendam atas kekalahan kontroversial melalui keputusan juri terbelah dari Fisher pada Desember 2024. Momen tersebut menjadi salah satu kemenangan terbaik dalam kariernya, menunjukkan semangat juang yang luar biasa.

Meskipun sempat kalah melalui keputusan bulat dalam pertarungan 12 ronde melawan Arslanbek Makhmudov pada Oktober 2025, Allen kembali meraih kemenangan dengan mengalahkan Karim Berredjem dalam satu ronde pada Februari 2026. Allen bukan orang asing dalam menghadapi petinju kelas dunia, meskipun sebagian besar duel tersebut berakhir dengan kekalahan saat melawan nama-nama besar seperti Dillian Whyte, Luis Ortiz, Frazer Clarke, Tony Yoka, dan David Price sepanjang karier profesionalnya yang telah berlangsung selama 14 tahun.

Antisipasi Pertarungan "Dave vs Goliath"

Laga melawan Hrgovic ini sangat dinantikan oleh Dave Allen karena merupakan pertarungan besar di kandang sendiri, di depan para pendukungnya di Doncaster. Malam pertarungan seperti itu jarang terjadi dan ia bertekad untuk tidak menyia-nyiakannya. Allen mengakui Hrgovic merupakan lawan yang tangguh, tetapi ia percaya diri dapat memberikan malam yang tak terlupakan bagi Doncaster.

Promotor Queensberry Promotions, Frank Warren, mengatakan bahwa laga ini akan menjadi momen besar bagi kota Doncaster dan bagi para penggemar yang telah mendukung Allen sepanjang kariernya. Warren juga menyoroti fakta bahwa Hrgovic telah terbiasa mengalahkan petinju-petinju kelas berat asal Inggris. "Jadi ini benar-benar pertarungan Dave melawan Goliath," kata Frank Warren, menggambarkan betapa menantangnya duel ini bagi Allen.

Pertarungan ini akan menjadi ujian sesungguhnya bagi kedua petinju. Hrgovic akan mencoba mempertahankan dominasinya dan melanjutkan perjalanannya menuju perebutan gelar juara dunia. Sementara itu, Allen akan berjuang mati-matian untuk meraih kemenangan bersejarah di hadapan para pendukungnya, membuktikan bahwa ia layak berada di jajaran teratas tinju kelas berat.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi