Polres Pasaman Barat Catat Penurunan Kecelakaan Lalu Lintas Selama Operasi Ketupat Singgalang 2026

Angka kecelakaan lalu lintas di Pasaman Barat menunjukkan tren positif selama Operasi Ketupat Singgalang 2026, dengan penurunan signifikan dibanding tahun sebelumnya, menandakan efektivitas upaya pencegahan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Polres Pasaman Barat Catat Penurunan Kecelakaan Lalu Lintas Selama Operasi Ketupat Singgalang 2026
Angka kecelakaan lalu lintas di Pasaman Barat menunjukkan tren positif selama Operasi Ketupat Singgalang 2026, dengan penurunan signifikan dibanding tahun sebelumnya, menandakan efektivitas upaya pencegahan. (AntaraNews)

Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat, Sumatera Barat, mengumumkan penurunan signifikan dalam angka kecelakaan lalu lintas. Penurunan ini terjadi selama pelaksanaan Operasi Ketupat Singgalang 2026. Operasi tersebut berlangsung dari tanggal 13 hingga 25 Maret 2026.

Penurunan kasus kecelakaan ini merupakan kabar baik bagi keselamatan berkendara di wilayah Pasaman Barat. Data menunjukkan perbaikan dibanding periode operasi yang sama pada tahun sebelumnya. Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, menyampaikan informasi ini di Simpang Empat pada hari Jumat.

Penurunan ini mencakup jumlah kasus kecelakaan serta kerugian material yang diakibatkannya. Upaya pengamanan dan sosialisasi yang dilakukan personel Satuan Lalu Lintas Polres Pasaman Barat dinilai berkontribusi besar. Hal ini menunjukkan efektivitas strategi keselamatan jalan.

Data Penurunan Kecelakaan Lalu Lintas Pasaman Barat yang Signifikan

Polres Pasaman Barat mencatat bahwa selama Operasi Ketupat Singgalang 2026, terjadi 8 kasus kecelakaan lalu lintas. Angka ini lebih rendah dibandingkan dengan 11 kasus pada Operasi Ketupat tahun 2025. Tidak ada korban meninggal dunia pada tahun 2026, berbeda dengan tahun sebelumnya yang mencatat 3 korban jiwa.

Selain itu, jumlah korban luka berat juga menurun dari 9 orang pada 2025 menjadi 4 orang pada 2026. Korban luka ringan mengalami sedikit peningkatan dari 3 orang menjadi 13 orang. Namun, penurunan kasus secara keseluruhan dan tidak adanya korban meninggal dunia menjadi sorotan utama.

Kerugian material akibat kecelakaan juga menunjukkan penurunan yang drastis. Pada tahun 2026, kerugian material tercatat sebesar Rp550 juta. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan dengan Rp44.700.000 pada tahun 2025. Perbandingan ini menunjukkan adanya perbaikan yang signifikan dalam penanganan dan pencegahan kecelakaan.

Strategi Pengamanan dan Sosialisasi untuk Keselamatan Jalan

Selama berlangsungnya Operasi Ketupat Singgalang 2026, personel Satuan Lalu Lintas Polres Pasaman Barat melakukan berbagai upaya pengamanan. Mereka fokus pada jalan lintas yang sering padat kendaraan. Langkah-langkah ini bertujuan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas dan menekan angka kecelakaan.

Petugas juga aktif terlibat dalam pos pelayanan dan pos pengamanan Lebaran 2026. Pos-pos ini ditempatkan di beberapa lokasi strategis seperti Pasar Durian Kilangan Kinali, Simpang Empat, Ujung Gading, Sasak, dan RTH Air Bangis. Kehadiran petugas di titik-titik rawan ini sangat penting untuk respons cepat.

Selain pengamanan fisik, kampanye tertib lalu lintas juga gencar dilakukan melalui media sosial. Patroli dialogis dengan masyarakat juga menjadi bagian dari strategi. Ini menunjukkan pendekatan komprehensif dalam edukasi dan penegakan aturan lalu lintas.

Sosialisasi mengenai tertib berlalu lintas terus digalakkan oleh Satuan Lalu Lintas Polres Pasaman Barat. Kegiatan ini menyasar berbagai kalangan, mulai dari sekolah, perguruan tinggi, komunitas motor, hingga masyarakat umum. AKBP Agung Tribawanto menekankan pentingnya kesadaran masyarakat.

Pentingnya Kesadaran Masyarakat dalam Menekan Angka Kecelakaan

Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, sangat berharap masyarakat memiliki kesadaran tinggi dalam berlalu lintas. Kepatuhan terhadap rambu-rambu lalu lintas merupakan kunci utama. Penggunaan kelengkapan berkendara yang standar juga tidak boleh diabaikan.

Meskipun terjadi penurunan angka kecelakaan, upaya pencegahan harus terus ditingkatkan. Kesadaran kolektif dari setiap pengguna jalan akan sangat membantu. Hal ini akan menciptakan lingkungan berkendara yang lebih aman dan nyaman bagi semua pihak.

Edukasi berkelanjutan dan penegakan hukum yang konsisten akan terus menjadi prioritas. Tujuannya adalah untuk mempertahankan tren positif ini. Dengan demikian, diharapkan angka kecelakaan lalu lintas di Pasaman Barat dapat terus ditekan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi