Banda Aceh – Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah memastikan bahwa arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi di provinsi ujung barat Indonesia tersebut berjalan aman dan lancar. Penegasan ini disampaikan Kapolda saat meninjau langsung Pos Pengamanan Operasi Ketupat Seulawah 2026 di Pelabuhan Ulee Lheue, Kota Banda Aceh, pada Selasa.
Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan personel serta optimalisasi pelayanan kepada masyarakat, khususnya bagi mereka yang akan menyeberang ke Pulau Weh, Kota Sabang. Kapolda menekankan pentingnya pelayanan kepolisian terbaik bagi seluruh masyarakat selama periode arus balik Lebaran.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga mengingatkan potensi lonjakan wisatawan ke Sabang yang memerlukan antisipasi serius. Masyarakat diimbau untuk mempersiapkan perjalanan dengan matang guna menghindari kendala di lapangan.
Advertisement
Advertisement
Irjen Pol Marzuki Ali Basyah secara langsung menyatakan komitmen kepolisian dalam mengamankan arus balik Lebaran. "Kami memastikan arus balik lebaran berjalan aman dan lancar. Kami juga memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kepolisian terbaik," ujarnya di Banda Aceh.
Pernyataan ini disampaikan Kapolda ketika meninjau Pos Pengamanan Operasi Ketupat Seulawah 2026 di Pelabuhan Ulee Lheue, Kota Banda Aceh. Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya Polri untuk memastikan seluruh rangkaian pengamanan dan pelayanan berjalan optimal.
Jenderal polisi bintang dua itu ingin memastikan kesiapan personel serta optimalisasi pelayanan kepada masyarakat. Terutama bagi mereka yang akan menyeberang ke Pulau Weh, Kota Sabang, melalui Pelabuhan Ulee Lheue.
Advertisement
Operasi Ketupat Seulawah 2026 sendiri telah dimulai sejak 13 Maret 2026 dan akan berlangsung hingga 25 Maret 2026, melibatkan personel gabungan untuk mengamankan arus mudik dan balik.
Advertisement
Kapolda mengingatkan adanya potensi lonjakan wisatawan yang signifikan menuju Sabang selama periode libur Lebaran. Kondisi ini perlu diantisipasi secara cermat agar tidak menimbulkan masalah di lapangan.
"Perlu mengantisipasi agar tidak terjadi chaos akibat lonjakan wisatawan. Jangan sampai masyarakat sudah sampai di Sabang, tetapi tidak mendapatkan kendaraan atau penginapan. Hal seperti ini bisa menimbulkan masalah di lapangan," kata Marzuki Ali Basyah.
Untuk itu, Kapolda mengimbau masyarakat yang berencana berlibur ke Sabang untuk mempersiapkan perjalanan dengan matang. Persiapan ini termasuk memastikan ketersediaan tiket penyeberangan dan tempat penginapan jauh sebelum keberangkatan.
Advertisement
Menurut Kapolda, akomodasi dan transportasi menuju Sabang memiliki keterbatasan. Oleh karena itu, kepolisian sangat menganjurkan masyarakat untuk memastikan segala sesuatunya minimal sehari sebelum keberangkatan.
Advertisement
Marzuki Ali Basyah juga menekankan pentingnya sinergi yang kuat antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan, termasuk otoritas pelabuhan. Sinergi ini krusial dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Pelayanan optimal ini mencakup pengamanan arus balik Lebaran serta pelayanan bagi masyarakat yang akan berwisata ke Sabang. "Kami berharap seluruh rangkaian pengamanan dan pelayanan selama masa mudik dan arus balik Lebaran dapat berjalan aman dan lancar, sehingga masyarakat dapat merasakan perjalanan yang nyaman dan tertib," tambahnya.
Selain itu, Kapolda mengajak masyarakat untuk tidak ragu menghubungi pusat panggilan atau call center 110 jika membutuhkan bantuan. Nomor panggilan ini siap melayani selama 24 jam secara gratis.
Advertisement
Layanan ini merupakan jalur cepat bagi masyarakat untuk melaporkan setiap bentuk kejadian atau gangguan kamtibmas yang memerlukan penanganan segera. Kepolisian terus memantau kondisi di lapangan dan memastikan seluruh pelayanan berjalan optimal.
Sumber: AntaraNews