Kepolisian Resor (Polres) Bengkayang mengambil langkah proaktif dengan memprioritaskan pengamanan pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah. Fokus utama pengamanan ini ditujukan pada 53 masjid di wilayah tersebut yang dinilai memiliki tingkat kerawanan serta potensi jumlah jamaah yang tinggi.
Kabag Ops Polres Bengkayang, Kompol Rismanto Ginting, menjelaskan bahwa dari total 185 masjid yang akan menyelenggarakan Salat Idulfitri, 53 di antaranya menjadi perhatian khusus. Masjid-masjid ini diperkirakan akan dihadiri oleh jamaah dalam jumlah besar, terutama yang berlokasi di titik keramaian dan memiliki kapasitas tinggi.
Pengamanan Salat Idulfitri di Bengkayang ini melibatkan sekitar 300 personel gabungan dari berbagai instansi terkait. Kegiatan ini merupakan bagian integral dari Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Kapuas-2026, yang bertujuan untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat selama perayaan Idulfitri 1447 H yang jatuh pada 21 Maret 2026.
Advertisement
Advertisement
Fokus Pengamanan di Titik Strategis
Sebanyak 53 masjid telah ditetapkan sebagai prioritas pengamanan oleh Polres Bengkayang, terutama yang berlokasi strategis dan diperkirakan menarik banyak jamaah. Penentuan prioritas ini didasarkan pada analisis tingkat kerawanan dan volume kehadiran masyarakat.
Selain area masjid, titik-titik pelaksanaan salat dengan jumlah jamaah besar juga menjadi perhatian khusus aparat. Lokasi-lokasi tersebut mencakup Lapangan Kompi C 645/GTY Bengkayang, halaman SMA Negeri 1 Sungai Raya Kepulauan, serta halaman MAN 1 Sanggau Ledo.
Penempatan personel dilakukan secara strategis di berbagai lokasi kunci. Mulai dari jalur akses masuk dan keluar, area parkir kendaraan, hingga titik-titik kerumunan jamaah, semua diawasi ketat. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah berlangsung aman, tertib, dan lancar bagi seluruh umat Muslim yang merayakan.
Advertisement
Advertisement
Sinergi Personel Gabungan dan Strategi Pengamanan
Pengamanan Salat Idulfitri ini merupakan upaya terpadu yang melibatkan kolaborasi berbagai pihak. Sekitar 300 personel gabungan dikerahkan, terdiri dari anggota Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta instansi terkait lainnya.
Selain menjaga keamanan di dalam dan sekitar masjid, aparat juga memiliki tugas penting dalam mengatur arus lalu lintas. Pengaturan lalu lintas dan parkir kendaraan dilakukan secara cermat untuk mengantisipasi kemacetan. Hal ini sangat krusial, terutama saat jamaah datang dan meninggalkan lokasi ibadah.
Pengamanan tidak hanya terpusat di kota Bengkayang, tetapi juga menjangkau seluruh kecamatan. Wilayah pesisir dan pedalaman yang turut melaksanakan Salat Idulfitri juga mendapatkan perhatian. Pendekatan preventif dan humanis selalu dikedepankan dalam setiap pelaksanaan tugas pengamanan.
Advertisement
Advertisement
Operasi Ketupat Kapuas-2026 dan Imbauan Kamtibmas
Langkah pengamanan ini merupakan bagian tak terpisahkan dari Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Kapuas-2026. Operasi ini secara spesifik bertujuan untuk menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat selama periode perayaan Idulfitri, termasuk arus mudik dan balik.
Polres Bengkayang secara aktif mengimbau masyarakat untuk turut serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif. Partisipasi aktif warga sangat diharapkan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan damai.
Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, seluruh rangkaian pelaksanaan Salat Idulfitri di Kabupaten Bengkayang berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Tidak ada gangguan signifikan yang dilaporkan, menunjukkan keberhasilan upaya pengamanan terpadu ini.
Advertisement
Sumber: AntaraNews