Polres Lombok Tengah Siagakan Lima Posko Lebaran untuk Amankan Arus Mudik dan Balik Idul Fitri 2026

Polres Lombok Tengah menyiapkan lima Posko Lebaran guna menjamin keamanan dan kenyamanan arus mudik serta balik Idul Fitri 1447 H dan Nyepi 2026. Simak lokasi dan fungsinya di sini.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Polres Lombok Tengah Siagakan Lima Posko Lebaran untuk Amankan Arus Mudik dan Balik Idul Fitri 2026
Polres Lombok Tengah menyiapkan lima Posko Lebaran guna menjamin keamanan dan kenyamanan arus mudik serta balik Idul Fitri 1447 H dan Nyepi 2026. Simak lokasi dan fungsinya di sini. (AntaraNews)

Polres Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), telah menyiagakan lima Posko Lebaran guna memastikan kelancaran dan keamanan arus mudik serta balik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau lebaran. Persiapan ini juga mencakup pengamanan perayaan Hari Raya Nyepi 2026 yang bertepatan dengan periode libur panjang. Langkah proaktif ini diambil untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan.

Operasi Ketupat Rinjani 2026 secara resmi telah dimulai dan akan berlangsung hingga tanggal 25 Maret 2026. Fokus utama operasi ini adalah pengamanan di wilayah Kabupaten Lombok Tengah. Kapolres Lombok Tengah, AKBP Eko Yusmiarto, menegaskan komitmen pihaknya dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif selama periode penting ini.

Dalam rangka operasi tersebut, Polres Lombok Tengah mendirikan lima pos pengamanan strategis. Posko-posko ini terdiri dari empat pos pengamanan (pospam) dan satu pos terpadu, yang ditempatkan di lokasi-lokasi vital. Penempatan posko ini bertujuan untuk mengantisipasi peningkatan aktivitas dan mobilitas masyarakat secara signifikan.

Lokasi Strategis Posko Lebaran dan Fungsinya

Kapolres Lombok Tengah, AKBP Eko Yusmiarto, menjelaskan bahwa lima posko pengamanan telah didirikan di titik-titik krusial di wilayahnya. Empat pos pengamanan (pospam) berlokasi di Puyung, Bundaran LIA Bandara (Bunlar Bizam), kawasan Mandalika, dan Sepakek yang merupakan perbatasan wilayah Lombok Tengah dengan Lombok Barat. Penempatan ini dipilih berdasarkan kepadatan lalu lintas dan potensi keramaian masyarakat.

Selain pospam, satu pos terpadu ditempatkan secara khusus di kawasan Bandara Internasional Lombok. Lokasi ini dipilih untuk mengantisipasi lonjakan aktivitas penumpang yang diperkirakan akan meningkat drastis selama periode libur Idul Fitri dan Nyepi. Posko-posko ini tidak hanya berfungsi sebagai titik pengamanan, tetapi juga sebagai pusat pelayanan bagi masyarakat.

Masyarakat, khususnya para pemudik, dapat memanfaatkan posko-posko ini untuk mendapatkan bantuan atau sekadar beristirahat sejenak. “Pos-pos tersebut ditempatkan di lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat serta jalur mobilitas tinggi pada libur Idul Fitri tahun ini,” kata Kapolres.

Sinergi Personel Gabungan untuk Keamanan Optimal

Untuk memastikan efektivitas Operasi Ketupat Rinjani 2026, Polres Lombok Tengah telah menyiagakan personel gabungan dari berbagai instansi. Personel TNI-Polri bersama instansi terkait lainnya ditempatkan di sejumlah titik strategis. Kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif selama periode libur panjang.

Kapolres Eko Yusmiarto menekankan pentingnya sinergi antarlembaga dalam menjaga keamanan. “Kami telah menyiagakan personel gabungan TNI-Polri serta instansi terkait di sejumlah titik strategis guna memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujarnya. Keberadaan personel gabungan ini diharapkan dapat memberikan respons cepat terhadap setiap potensi gangguan keamanan.

Melalui Operasi Ketupat Rinjani 2026, kepolisian berharap masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan perasaan aman, nyaman, dan lancar. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen Polres Lombok Tengah untuk melayani dan melindungi masyarakat. Kehadiran Posko Lebaran ini menjadi wujud nyata dari kesiapan aparat dalam menghadapi dinamika libur panjang.

Imbauan Keselamatan dan Harapan Kapolres

Dalam kesempatan ini, Kapolres Lombok Tengah juga menyampaikan imbauan penting kepada seluruh masyarakat. Ia meminta agar masyarakat senantiasa mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama selama perjalanan mudik dan balik. Kepatuhan terhadap rambu-rambu dan batas kecepatan sangat krusial untuk mencegah terjadinya kecelakaan.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk tidak ragu melapor kepada petugas di Posko Lebaran terdekat apabila membutuhkan bantuan. Petugas yang berjaga siap memberikan pelayanan dan penanganan yang diperlukan. “Melalui Operasi Ketupat Rinjani 2025 ini, kami berharap masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan lancar,” kata Kapolres.

Dengan adanya sinergi antara kepolisian, instansi terkait, serta dukungan penuh dari masyarakat, pelaksanaan Operasi Ketupat Rinjani ini diharapkan dapat berjalan secara optimal. Target utamanya adalah terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif di seluruh wilayah hukum Polres Lombok Tengah selama perayaan Hari Raya Idul Fitri.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi