Semen Padang berhasil mengakhiri rentetan hasil minor mereka di BRI Super League 2025/2026. Tim berjuluk Kabau Sirah ini sukses menundukkan tuan rumah PSBS Biak dengan skor meyakinkan 2-0. Pertandingan krusial ini berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Senin (09/3).
Kemenangan penting ini tidak hanya mengakhiri puasa kemenangan Semen Padang dari empat laga sebelumnya, tetapi juga membawa dampak signifikan pada posisi mereka di klasemen sementara. Hasil positif ini menjadi angin segar bagi skuad Semen Padang yang berjuang untuk memperbaiki performa mereka di liga. Dua gol penentu kemenangan dicetak oleh Guillermo Fernandez, menjadi pahlawan bagi timnya.
Torehan tiga poin ini mengangkat Semen Padang ke posisi ke-16 klasemen sementara dengan koleksi 20 poin. Sementara itu, PSBS Biak harus rela turun ke posisi ke-17 dengan 18 poin. Kemenangan ini juga menandai debut manis bagi pelatih baru Semen Padang, Imran Nahumarury, yang berhasil mempersembahkan kemenangan perdananya.
Advertisement
Advertisement
Jalannya Babak Pertama yang Ketat
Sejak peluit awal dibunyikan, PSBS Biak mencoba mengambil inisiatif serangan dan mengendalikan jalannya pertandingan. Kerja keras tim berjuluk Badai Pasifik ini membuahkan dua tendangan sudut, namun belum mampu menciptakan ancaman berarti ke gawang Semen Padang. Semen Padang tidak tinggal diam, membalas dengan sepakan keras Maicon De Souza yang sayangnya masih melambung di atas mistar gawang.
Momen kurang menguntungkan harus dihadapi Semen Padang ketika kapten tim, Alhassan Wakaso, mengalami cedera dan terpaksa digantikan oleh Ripal Wahyudi. Seiring berjalannya waktu, kedua tim kesulitan menciptakan peluang bersih. PSBS Biak cukup sering meneror sisi kiri pertahanan Semen Padang yang dikawal Samuel Simanjuntak, namun penyelesaian akhir mereka masih belum efektif.
Justru Semen Padang yang mampu menciptakan peluang-peluang berbahaya dalam rentang waktu 12 menit menjelang akhir babak pertama. Peluang pertama datang pada menit ke-31 dari Gonzalez Froese yang menerima umpan terobosan Firman Juliansyah, namun sepakannya dapat digagalkan kiper PSBS, Aldo Monteiro. Kemudian, pada menit ke-43, Froese kembali mendapatkan kesempatan emas, tetapi tembakannya lagi-lagi berhasil dipatahkan oleh kiper Aldo Monteiro.
Advertisement
Kiper asal Angola, Aldo Monteiro, yang akrab disapa Kadu, menunjukkan performa gemilang dengan melakukan penyelamatan penting lainnya menjelang turun minum. Kali ini, ia berhasil menahan sepakan keras dari Maicon, menjaga gawang PSBS Biak tetap perawan hingga jeda babak pertama.
Advertisement
Kebuntuan Pecah di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, PSBS Biak bergegas untuk mencari gol penyama kedudukan dengan meningkatkan intensitas serangan mereka. Setelah melakukan kerja sama apik di kotak penalti Semen Padang, Pablo Andrade melepaskan tembakan yang sayangnya mengarah lurus ke pelukan kiper Rendy Oscario. Gelombang serangan PSBS tidak berhenti, dengan pemain pengganti Rugery Blanco yang sepakannya berhasil diblok oleh bek Ricki Ariansyah.
Tim Badai Pasifik terus mencoba menebar teror melalui sepakan Lucas Ferreira yang melenceng ke samping gawang tim tamu, serta tembakan Barbosa dari garis tepi lapangan yang dapat ditahan kiper Rendy. Namun, di tengah gempuran PSBS, Semen Padang justru mampu memecah kebuntuan pada menit ke-70. Berawal dari situasi tendangan sudut, bola berhasil disundul dengan sempurna oleh Guillermo Fernandez dan melesak masuk ke gawang tuan rumah, mengubah skor menjadi 1-0 untuk Semen Padang.
Advertisement
Gol Penutup dan Kemenangan Perdana Pelatih Imran Nahumarury
Keunggulan satu gol tersebut seolah membakar semangat juang para pemain Semen Padang. Mereka selanjutnya mendapatkan dua peluang lain untuk memperlebar jarak, yakni dari sepakan Kasim Botan yang melenceng ke sisi kiri gawang PSBS, serta tembakan spekulasi Ravy Tsouka yang juga masih belum tepat sasaran. Semen Padang terus berupaya mencari gol tambahan untuk mengamankan kemenangan.
Menjelang laga usai, Guillermo Fernandez memastikan pesta kemenangan Semen Padang dengan mencetak gol keduanya. Berawal dari kesalahan antisipasi yang dilakukan Damianus Putra, bola dapat dikuasai Irsyad Maulana yang kemudian mengirimkan umpan terobosan matang. Guillermo dengan tenang mengonversi umpan tersebut menjadi gol kedua Semen Padang melalui sepakan terukurnya. Keunggulan 2-0 untuk tim tamu pun bertahan sampai peluit panjang berbunyi, mengunci kemenangan penting bagi Kabau Sirah.
Sumber: AntaraNews
Advertisement