Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo telah menegaskan komitmen penuhnya untuk mendukung penyelenggaraan World Engineering Day (WED) 2026. Acara berskala internasional ini dijadwalkan akan berlangsung di ibu kota Indonesia, Jakarta, mulai tanggal 3 hingga 5 Maret 2026. Dukungan kuat dari pemerintah daerah ini menunjukkan keseriusan dalam memajukan sektor rekayasa dan teknologi di kancah global.
Sekretaris Jenderal Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Teguh Haryono, menjelaskan bahwa dukungan nyata tersebut akan diwujudkan melalui jamuan selamat datang. Gubernur Pramono Anung secara pribadi akan menyambut para delegasi internasional dalam rangkaian acara buka puasa bersama. Jamuan ini akan diselenggarakan di Balai Agung, Komplek Balaikota Jakarta, pada tanggal 3 Maret 2026.
Diperkirakan sebanyak 600 peserta dari 32 negara akan turut serta dalam WED 2026 di Jakarta. Mereka akan berpartisipasi aktif dalam berbagai sesi diskusi, lokakarya, dan presentasi yang fokus pada inovasi rekayasa terkini. Kehadiran delegasi internasional yang beragam ini menjadi bukti nyata bahwa Jakarta siap menjadi pusat perhatian global dalam bidang teknik.
Advertisement
Advertisement
Komitmen DKI Jakarta Mengukuhkan Posisi Tuan Rumah WED 2026
Gubernur Pramono Anung Wibowo menyambut baik dan memberikan dukungan penuh atas keputusan Jakarta sebagai pusat penyelenggaraan Hari Insinyur Sedunia 2026. Diskusi awal mengenai persiapan acara penting ini telah dilaksanakan pada Kamis, 5 Februari, di Balaikota DKI Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, Gubernur menerima Pengurus Pusat PII untuk mengkoordinasikan segala aspek penyelenggaraan.
Jamuan selamat datang yang akan diselenggarakan oleh Gubernur Pramono Anung bukan sekadar acara seremonial biasa. Acara buka puasa bersama di Balai Agung ini berfungsi sebagai kesempatan berharga untuk menjalin silaturahmi. Ini juga menjadi ajang untuk menunjukkan keramahan khas Jakarta kepada para tamu kehormatan dari berbagai negara.
Dukungan aktif dari pemerintah daerah, seperti yang ditunjukkan oleh DKI Jakarta, sangat vital bagi kesuksesan acara berskala global. Komitmen ini memastikan ketersediaan fasilitas memadai dan dukungan logistik yang efisien. Dengan demikian, WED 2026 diharapkan dapat berjalan lancar, meninggalkan kesan mendalam dan positif bagi seluruh peserta.
Advertisement
Advertisement
Menjelajahi Inovasi Rekayasa Global di WED 2026 Jakarta
World Engineering Day (WED) 2026 akan berlangsung selama tiga hari penuh, yaitu dari tanggal 3 hingga 5 Maret 2026, dengan Balai Kartini, Jakarta, sebagai lokasi utama. Acara ini dirancang sebagai platform strategis untuk kolaborasi dan pertukaran ide-ide mutakhir antarinsinyur dari seluruh penjuru dunia. Berbagai topik inovatif di bidang rekayasa akan dibahas secara komprehensif.
Konferensi bergengsi ini akan menghadirkan sejumlah pembicara terkemuka dari berbagai institusi global dan nasional. Perwakilan dari Unesco dan WFEO (World Federation of Engineering Organizations) dijadwalkan akan berbagi pandangan dan keahlian mereka. Selain itu, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto juga akan turut serta sebagai salah satu pembicara kunci, memberikan perspektif ekonomi terkait rekayasa.
Kehadiran organisasi insinyur dari beberapa negara, akademisi terkemuka, dan tokoh-tokoh industri semakin memperkaya kualitas diskusi yang akan berlangsung. Mereka akan membawa beragam perspektif mengenai tantangan masa kini dan peluang masa depan di dunia rekayasa. Hal ini diharapkan dapat memicu inovasi dan pengembangan solusi baru untuk berbagai permasalahan global yang kompleks.
Advertisement
Dengan partisipasi aktif delegasi dari 32 negara, WED 2026 menawarkan kesempatan emas bagi Indonesia. Acara ini menjadi ajang strategis untuk memamerkan potensi besar dan kemajuan signifikan rekayasa di tanah air kepada komunitas internasional. Selain itu, ini juga merupakan platform ideal untuk membangun jaringan profesional yang lebih luas dan kolaborasi lintas batas.
Sumber: AntaraNews