Kesatria Bengawan Solo Kalahkan Juara IBL 2025 Dewa United dengan Skor Telak 95-84

Kesatria Bengawan Solo tampil gemilang dan berhasil mengalahkan juara IBL 2025 Dewa United Banten 95-84 di Sritex Arena Solo, menunjukkan performa dominan dari awal laga.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kesatria Bengawan Solo Kalahkan Juara IBL 2025 Dewa United dengan Skor Telak 95-84
Kesatria Bengawan Solo tampil gemilang dan berhasil mengalahkan juara IBL 2025 Dewa United Banten 95-84 di Sritex Arena Solo, menunjukkan performa dominan dari awal laga. (AntaraNews)

Kesatria Bengawan Solo (KBS) berhasil mencatatkan kemenangan impresif dengan menumbangkan juara Indonesian Basketball League (IBL) 2025, Dewa United Banten, dalam pertandingan musim 2026. Laga sengit ini berakhir dengan skor 95-84 untuk keunggulan KBS, berlangsung di Sritex Arena Solo, Kota Solo, Jawa Tengah pada Rabu malam.

Kemenangan penting ini didalangi oleh performa luar biasa dari duo pemain asing KBS, Rashad Deander Vaughn dan kapten Kentrell Debarus Barkley, yang menjadi motor serangan utama tim. Mereka secara konsisten mendulang poin dan memimpin tim sejak kuarter pertama, memberikan tekanan signifikan kepada lawan.

Absennya dua pemain asing andalan Dewa United Banten, Joshua Ibarra dan Jordan Lavell Adams, serta minimnya kontribusi poin dari pemain lokal, disebut menjadi faktor kunci di balik kekalahan mereka. Hasil ini mengubah rekor Kesatria Bengawan Solo menjadi 3-6, sementara Dewa United Banten kini memiliki rekor 5-2.

Performa Gemilang Duo Asing Kesatria Bengawan Solo

Rashad Deander Vaughn, guard andalan Kesatria Bengawan Solo, menunjukkan kelasnya dengan membukukan 30 poin, enam rebound, dan enam assist selama 35 menit 44 detik bermain. Kontribusinya yang signifikan menjadi kunci utama dalam menggedor pertahanan Dewa United Banten.

Tidak kalah cemerlang, kapten Kentrell Debarus Barkley tampil dominan di bawah ring dengan mencetak 25 poin dan 21 rebound, dilengkapi empat assist. Duet maut Vaughn dan Barkley ini menjadi momok menakutkan bagi tim tamu, menghasilkan poin demi poin yang sulit dihentikan.

Selain kedua pemain asing tersebut, shooting guard lokal Avan Seputra juga turut menyumbang angka penting dengan 14 poin, empat rebound, dan satu assist. Avan berhasil melesakkan dua tembakan tiga angka krusial yang menambah keunggulan Kesatria Bengawan Solo.

Dominasi Sejak Awal dan Perlawanan Dewa United

Kesatria Bengawan Solo langsung tancap gas sejak awal pertandingan, menggeber perolehan poin melalui pergerakan lincah Barkley dan Vaughn. Dominasi ini membuat mereka unggul jauh 30-19 pada akhir kuarter pertama, menunjukkan intensitas serangan yang tinggi.

Memasuki kuarter kedua, giliran Avan Seputra dan Vaughn yang melanjutkan pesta poin bagi tuan rumah, terutama melalui tembakan tiga angka dan jump shot berulang kali. Keunggulan Kesatria Bengawan Solo semakin melebar menjadi 54-42 saat jeda paruh waktu.

Setelah halftime, Dewa United Banten mencoba bangkit dan melakukan perlawanan sengit. Perpaduan apik dari Dio Tirta, Donell Cooper, dan Patrick Nikolas berhasil mempertipis selisih skor menjadi 67-73, memberikan harapan bagi tim tamu untuk membalikkan keadaan.

Namun, Kesatria Bengawan Solo merespons dengan cepat. Vaughn kembali mencetak tiga tembakan tiga angka beruntun yang secara signifikan menjauhkan skor pada sisa waktu 7 menit 34 detik. Kedua tim kemudian saling membukukan poin hingga pertandingan berakhir dengan kemenangan 95-84 untuk skuad asuhan Anthony Garbelotto.

Faktor Kunci Kekalahan Dewa United Banten

Dari sisi Dewa United Banten, Donell Cooper sebagai point guard menjadi pencetak poin terbanyak dengan 19 poin, sembilan rebound, dan 13 assist dalam 34 menit 38 detik bermain. Rio Disi, shooting guard lokal, juga memberikan kontribusi 16 poin, dua rebound, dan satu assist.

Meskipun demikian, juara IBL 2025 tersebut harus mengakui keunggulan Kesatria Bengawan Solo. Salah satu faktor utama kekalahan adalah absennya dua pemain asing andalan mereka, Joshua Ibarra dan Jordan Lavell Adams, yang sangat mempengaruhi kekuatan tim.

Selain itu, minimnya kontribusi poin dari sejumlah pemain lokal Dewa United Banten juga menjadi kendala. Hal ini membuat mereka kesulitan mengimbangi performa impresif dari Kesatria Bengawan Solo yang tampil solid di kandang sendiri.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi