Waspada! BMKG Prakirakan Hujan Lebat Disertai Petir di Kaltim Awal Februari

BMKG Stasiun Balikpapan memprakirakan sejumlah wilayah di Kalimantan Timur (Kaltim) berpotensi mengalami hujan lebat disertai petir dan angin kencang pada 1-2 Februari 2026, mengimbau masyarakat waspada terhadap dampaknya.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Waspada! BMKG Prakirakan Hujan Lebat Disertai Petir di Kaltim Awal Februari
BMKG merilis prakiraan hujan Kaltim Januari 2026, khususnya di wilayah utara dan barat, dengan potensi hujan sedang hingga lebat. Waspadai bencana hidrometeorologi yang mengintai. (AntaraNews)

BMKG Stasiun Balikpapan telah mengeluarkan peringatan dini mengenai potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah Kalimantan Timur (Kaltim). Prakiraan ini mencakup hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang sesaat.

Fenomena cuaca tersebut diperkirakan akan melanda Kaltim pada tanggal 1 hingga 2 Februari 2026. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap berbagai dampak yang mungkin ditimbulkan.

Dampak yang perlu diwaspadai meliputi banjir, jalan licin, sungai meluap, tanah longsor, hingga pohon tumbang. Peringatan ini disampaikan untuk meningkatkan kesiapsiagaan warga dan instansi terkait.

Wilayah Terdampak Hujan Lebat di Kaltim pada 1 Februari

Pada tanggal 1 Februari 2026, BMKG memprakirakan hujan lebat disertai petir akan melanda lima kabupaten dan satu kota di Kaltim. Wilayah-wilayah tersebut adalah Bontang, Berau, Kutai Barat, Kutai Timur, Kutai Kartanegara, dan Mahakam Ulu.

Di Kota Bontang, cuaca ekstrem ini diperkirakan akan terjadi di Kecamatan Bontang Barat, Bontang Selatan, dan Bontang Utara. Sementara itu, Kabupaten Mahakam Ulu hanya akan terdampak di Kecamatan Laham.

Kabupaten Berau berpotensi mengalami cuaca ekstrem di Kecamatan Kelay. Untuk Kabupaten Kutai Barat, tiga kecamatan yang diprakirakan terdampak adalah Linggang Bigung, Long Iram, dan Tering.

Lebih lanjut, di Kabupaten Kutai Kartanegara, potensi hujan lebat ada di Kecamatan Kota Bangun dan Marang Kayu. Sedangkan Kabupaten Kutai Timur akan merasakan dampaknya di sembilan kecamatan, termasuk Batu Ampar, Bengalon, Busang, Long Mesangat, Rantau Pulung, Sangatta Selatan, Sangatta Utara, Telen, dan Teluk Pandan.

Prakiraan Cuaca Ekstrem di Kaltim pada 2 Februari

Peringatan dini BMKG juga mencakup potensi cuaca ekstrem pada tanggal 2 Februari 2026, yang akan berfokus pada tiga kabupaten. Kabupaten-kabupaten tersebut meliputi Kutai Barat, Mahakam Ulu, dan Paser.

Di Kabupaten Kutai Barat, peristiwa ini berpotensi terjadi di beberapa kecamatan seperti Barong Tongkok, Linggang Bigung, Long Iram, Mook Manaar Bulatn, Nyuatan, dan Tering.

Kabupaten Mahakam Ulu juga diprakirakan mengalami hujan lebat dan angin kencang yang dapat disertai petir di Kecamatan Laham, Long Apari, dan Long Hubung.

Terakhir, Kabupaten Paser diperkirakan hanya akan terdampak di Kecamatan Batu Sopang. Masyarakat di wilayah-wilayah ini diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan.

Imbauan Waspada dan Potensi Dampak Hujan Lebat

Carolina Meylita Sibarani, Ketua Tim Data dan Informasi BMKG Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, menekankan pentingnya kewaspadaan. Ia mengimbau masyarakat dan instansi terkait untuk selalu siap menghadapi dampak dari prakiraan cuaca ini.

Dampak yang perlu diantisipasi sangat beragam dan berpotensi membahayakan. Ini termasuk banjir yang dapat menggenangi permukiman dan jalan, serta membuat jalanan menjadi licin.

Selain itu, potensi sungai meluap juga tinggi, yang dapat menyebabkan jembatan kayu hanyut dan memicu tanah longsor di daerah rawan. Bahaya lain yang tidak kalah penting adalah pohon tumbang akibat angin kencang yang menyertai hujan lebat.

Masyarakat diharapkan untuk memantau informasi cuaca terkini dari BMKG dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan demi keselamatan bersama.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi