Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muda Sedia Kabupaten Aceh Tamiang kembali mengaktifkan layanan Unit Perawatan Intensif (ICU) guna memperkuat penanganan korban banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut. Langkah ini diambil untuk memastikan masyarakat terdampak bencana tetap memperoleh pelayanan medis secara optimal.
Direktur RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang, Andika Putra, menyatakan bahwa pengoperasian kembali ICU merupakan bagian integral dari upaya pemulihan layanan kesehatan pascabencana. Pemulihan ini menjadi prioritas mengingat kebutuhan medis yang meningkat setelah bencana melanda.
Layanan ICU di RSUD Muda Sedia mulai kembali beroperasi pada 24 Desember 2025, setelah sebelumnya sempat tidak dapat berfungsi akibat banjir bandang dan longsor yang menerjang daerah itu. Sejak dibuka kembali, tercatat sudah delapan pasien yang mendapatkan perawatan intensif.
Advertisement
Advertisement
Pemulihan Layanan Intensif dan Penanganan Pasien
Pengaktifan kembali ICU RSUD Muda Sedia menjadi langkah krusial dalam pemulihan infrastruktur kesehatan di Aceh Tamiang. Bencana banjir bandang dan tanah longsor sebelumnya telah melumpuhkan beberapa fasilitas medis di daerah tersebut, menyebabkan terganggunya akses layanan kesehatan bagi masyarakat.
Andika Putra menjelaskan, dari delapan pasien yang telah dirawat intensif di ICU, dua pasien dirujuk ke Rumah Sakit Adam Malik Medan untuk penanganan lanjutan. Sementara itu, tiga pasien lainnya masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU RSUD Muda Sedia.
Ketersediaan fasilitas penunjang yang memadai menjadi prioritas utama dalam operasional ICU ini. RSUD Muda Sedia kini telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas penting seperti ventilator, monitor pasien, dan ketersediaan oksigen tabung yang mencukupi untuk mendukung perawatan kritis.
Advertisement
Advertisement
Progres Pemulihan Fasilitas Medis di Aceh Tamiang
Memasuki dua bulan pascabencana, berbagai fasilitas medis di Kabupaten Aceh Tamiang secara bertahap telah kembali beroperasi, menunjukkan progres pemulihan yang signifikan. Upaya rehabilitasi terus dilakukan untuk memastikan semua layanan kesehatan dapat berfungsi normal kembali.
RSUD Muda Sedia sendiri telah memulai proses pemulihan layanan secara bertahap sejak 3 Desember 2025. Ini mencerminkan komitmen kuat dalam mengembalikan kapasitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak bencana.
Dengan beroperasinya kembali ICU dan fasilitas medis lainnya, diharapkan penanganan medis bagi korban bencana maupun pasien umum dapat berjalan optimal. Pemerintah daerah dan pihak rumah sakit terus berkoordinasi untuk mempercepat proses pemulihan menyeluruh di seluruh sektor.
Advertisement
Sumber: AntaraNews