Jakarta, 20 Januari – Kondisi lalu lintas di kawasan Batusari, Kemanggisan, Jakarta Barat, terpantau sangat semrawut pada Selasa malam akibat matinya lampu lalu lintas di lokasi tersebut. Persimpangan vital yang mempertemukan Jalan Rawa Belong dengan Jalan Raya Kebon Jeruk ini menjadi titik kemacetan parah bagi pengendara. Kekacauan ini terjadi sejak sore hari dan semakin diperparah oleh cuaca hujan yang mengguyur ibu kota.
Pantauan di lokasi sekitar pukul 19.00 WIB menunjukkan arus kendaraan yang tak beraturan, dengan bunyi klakson bersahutan dari berbagai arah. Enam arus kendaraan dari masing-masing dua lajur di pertigaan tersebut berusaha melaju secara bersamaan tanpa kendali. Situasi ini tentu sangat membahayakan dan menghambat mobilitas warga yang melintas di area tersebut.
Seorang pedagang kaki lima di dekat lokasi bernama Miftah mengungkapkan bahwa lampu lalu lintas Batusari telah mati sejak pukul 16.00 WIB. Kondisi ini membuat lalu lintas di sekitar Batusari menjadi tidak karuan dan sangat padat. Ketiadaan sinyal lampu lalu lintas memicu kebingungan dan antrean panjang kendaraan di jam sibuk.
Advertisement
Advertisement
Kondisi Lalu Lintas Terkini di Batusari
Matinya lampu lalu lintas di Batusari secara signifikan memperburuk kondisi lalu lintas di Kemanggisan, Jakarta Barat. Pertemuan Jalan Rawa Belong dan Jalan Raya Kebon Jeruk merupakan salah satu titik padat kendaraan setiap harinya. Tanpa adanya pengaturan dari lampu lalu lintas, kendaraan dari berbagai arah saling berebut jalur untuk melintas.
Volume kendaraan yang tinggi di area ini, ditambah dengan badan jalan yang relatif kecil, membuat situasi semakin tidak terkendali. Pengendara harus ekstra hati-hati dan bersabar menghadapi kemacetan. Hujan deras yang turun pada Selasa malam juga menambah tingkat kesulitan bagi para pengendara, mengurangi jarak pandang dan membuat jalan licin.
Bunyi klakson yang tak henti-hentinya menjadi indikator frustrasi para pengguna jalan yang terjebak dalam kemacetan. Ketidakaturan arus lalu lintas ini berpotensi menyebabkan insiden atau kecelakaan jika tidak segera ditangani. Oleh karena itu, penanganan cepat sangat dibutuhkan untuk mengembalikan kelancaran lalu lintas di Batusari.
Advertisement
Advertisement
Riwayat Kerusakan Lampu Lalu Lintas Batusari
Menurut keterangan dari Miftah, pedagang kaki lima setempat, kerusakan pada lampu lalu lintas Batusari ini bukan kali pertama terjadi. Ia menuturkan bahwa lampu lalu lintas di lokasi yang sama juga sempat mati pada Minggu (18/1). Namun, pada saat itu, petugas segera datang untuk melakukan perbaikan.
"Dua hari lalu juga sempat mati, cuman ada petugasnya datang. Nah, ini tadi sore mati lagi nih," ujar Miftah. Kerusakan berulang ini menimbulkan pertanyaan mengenai durabilitas dan pemeliharaan infrastruktur lampu lalu lintas di area tersebut.
Meskipun kondisi lalu lintas sangat semrawut, Miftah bersyukur belum ada laporan kecelakaan serius yang terjadi akibat matinya lampu. "Untung belum ada kecelakaan sih, cuman enggak beraturan aja," tambahnya. Namun, risiko kecelakaan akan terus meningkat jika masalah lampu lalu lintas Batusari ini tidak segera diatasi secara permanen.
Advertisement
Sumber: AntaraNews