Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengambil langkah proaktif dengan menyiagakan ribuan personel gabungan guna memastikan keamanan dan ketertiban di destinasi wisata utama ibu kota. Penyiagaan ini dilakukan menjelang dan selama periode libur panjang Isra Mi'raj. Langkah ini bertujuan untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung serta menjaga kelancaran aktivitas pariwisata.
Sebanyak 1.692 personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta dikerahkan secara mobile di berbagai lokasi strategis. Destinasi seperti Kota Tua, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Ragunan, dan Ancol menjadi fokus utama pengamanan. Selain itu, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta turut mengerahkan 500 hingga 700 personel tambahan.
Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim, menjelaskan bahwa personel gabungan ini memiliki tugas beragam. Mereka berfokus pada penjagaan ketertiban, pencegahan kerumunan, dan kesiapsiagaan evakuasi saat cuaca buruk. Skema pengamanan serupa pernah diterapkan saat perayaan Tahun Baru sebelumnya.
Advertisement
Advertisement
Pengerahan Personel dan Fokus Pengamanan
Penyiagaan personel gabungan ini merupakan bagian dari upaya komprehensif Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mengelola arus wisatawan. Chico Hakim menegaskan bahwa total personel gabungan, termasuk dari Polri dan BPBD, mencapai ribuan. Jumlah ini disesuaikan dengan prediksi jumlah pengunjung di setiap destinasi.
Personel Satpol PP akan melakukan patroli mobile di area-area padat pengunjung untuk menjaga ketertiban umum. Mereka juga bertugas memastikan tidak terjadi penumpukan massa yang berpotensi menimbulkan gangguan. Kesiapan evakuasi menjadi prioritas, terutama mengingat potensi perubahan cuaca ekstrem yang bisa terjadi sewaktu-waktu.
Sementara itu, personel Dishub DKI Jakarta memiliki peran krusial dalam mengatur lalu lintas dan parkir di sekitar area wisata. Rekayasa jalan juga akan diterapkan, khususnya di Ancol dan Ragunan, untuk mengurai kemacetan. Langkah ini diharapkan dapat meminimalisir hambatan akses menuju dan dari lokasi wisata.
Advertisement
Koordinasi antara berbagai instansi ini menjadi kunci utama keberhasilan Pengamanan Wisata Jakarta. Sinergi antara Satpol PP, Dishub, Polri, dan BPBD memastikan respons cepat terhadap berbagai situasi. Tujuannya adalah menciptakan pengalaman liburan yang aman dan nyaman bagi seluruh pengunjung.
Advertisement
Prediksi Lonjakan Pengunjung di Destinasi Favorit
Chico Hakim juga menyampaikan prediksi jumlah pengunjung di berbagai destinasi wisata Jakarta selama long weekend Isra Mi'raj. Data historis dari libur serupa dan pemantauan awal menjadi dasar estimasi ini. Peningkatan signifikan diperkirakan terjadi di sejumlah lokasi ikonik.
Untuk Taman Margasatwa Ragunan, total pengunjung selama libur panjang ini diperkirakan mencapai 70.000 orang. Puncak kunjungan diproyeksikan terjadi pada akhir pekan, yaitu Sabtu dan Minggu, dengan sekitar 40.000 pengunjung per hari. Pada Jumat (16/1) saja, tercatat sudah ada 12.194 pengunjung yang datang.
Ancol Taman Impian diperkirakan akan menarik 80.000 hingga 100.000 pengunjung secara kumulatif. Angka ini mirip dengan lonjakan saat libur Tahun Baru sebelumnya, di mana puncak harian mencapai 80.000 pengunjung. Fokus utama pengunjung Ancol adalah area pantai dan berbagai atraksi keluarga yang tersedia.
Advertisement
Taman Mini Indonesia Indah (TMII) diprediksi akan menerima sekitar 20.000 hingga 30.000 pengunjung kumulatif. Tren libur nasional sebelumnya menunjukkan bahwa TMII menarik wisatawan yang mencari pengalaman edukasi dan budaya. Sementara itu, Kota Tua diperkirakan akan kedatangan 15.000 hingga 25.000 pengunjung, dengan peningkatan di area-area historisnya.
Sumber: AntaraNews