Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Wamen PPPA) Veronica Tan menyoroti krusialnya peran perempuan dalam pembangunan desa. Pernyataan ini disampaikan dalam upaya mendorong kemandirian sosial dan ekonomi masyarakat desa.
Wamen PPPA Veronica Tan secara tegas menyatakan bahwa perempuan memiliki peranan yang sangat penting. Ketika diberikan ruang berdaya dan akses yang memadai, mereka mampu menjadi pelaku pembangunan yang signifikan.
Dalam peringatan Hari Desa Nasional 2026 di Lapangan Desa Butuh, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Wamen PPPA Veronica Tan menggarisbawahi bahwa perempuan yang kuat akan menjadikan desa kuat, dan pada akhirnya, negara juga akan menjadi kuat.
Advertisement
Advertisement
Perempuan sebagai Pilar Utama Pembangunan Desa
Perempuan memegang posisi strategis dalam pembangunan desa, mengingat mereka mencakup sekitar 50 persen dari total penduduk Indonesia. Kehadiran mereka bukan hanya sebagai "tulang rusuk", melainkan juga seringkali menjadi "tulang punggung" keluarga.
Oleh karena itu, penguatan kapasitas dan pemberdayaan perempuan di desa menjadi sangat penting. Memberikan dukungan penuh terhadap ruang gerak mereka adalah langkah vital untuk mencapai kemandirian komunitas desa.
Wamen PPPA Veronica Tan meyakini bahwa dengan memberdayakan perempuan, desa akan memiliki fondasi yang kokoh. Ini akan berdampak positif pada ketahanan desa secara keseluruhan, baik dari segi sosial maupun ekonomi.
Advertisement
Advertisement
Strategi Pemberdayaan dan Kolaborasi Lintas Sektor
Salah satu program konkret yang dinilai efektif untuk pemberdayaan dan peningkatan aksesibilitas ekonomi bagi perempuan desa adalah Kebun Pangan Lokal. Program ini dapat dikembangkan lebih lanjut untuk memberikan manfaat maksimal.
Wamen PPPA Veronica Tan menjelaskan bahwa Kebun Pangan Lokal, jika ditambahkan dengan program dari Kementerian Pertanian, bisa menjadi kolaborasi yang membuka ruang pemberdayaan dan akses luas bagi perempuan. Program ini juga mendukung inisiatif Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sinergi antarkementerian dan lembaga merupakan langkah strategis untuk mendukung prioritas Presiden. Contohnya adalah kolaborasi dengan Kementerian Pertanian untuk pembibitan dan pendampingan, serta Koperasi Desa Merah Putih untuk aspek pemasaran.
Advertisement
Advertisement
Dampak Penguatan Kapasitas Perempuan Desa
Penguatan kapasitas perempuan desa akan membawa dampak langsung pada ketahanan desa secara menyeluruh. Kemandirian sosial dan ekonomi akan tercapai melalui peran aktif perempuan dalam berbagai sektor.
Ketika perempuan diberikan kesempatan untuk berdaya, mereka dapat menjadi agen perubahan yang membawa kemajuan bagi desa. Petani perempuan, misalnya, adalah salah satu contoh nyata kontribusi signifikan mereka.
Dukungan terhadap perempuan desa tidak hanya menciptakan individu yang mandiri, tetapi juga komunitas desa yang tangguh. Hal ini sejalan dengan visi pembangunan nasional yang kuat dan berkelanjutan.
Advertisement
Sumber: AntaraNews