Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Makassar mengungkapkan bahwa kepemilikan izin edar produk usaha dari para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Makassar masih sangat minim. Kondisi ini menjadi perhatian serius mengingat pentingnya sertifikasi produk untuk keamanan dan daya saing di pasar yang semakin kompetitif.
Kepala BBPOM Makassar, Yosef Dwi Irwan Prakasa Setiawan, menyatakan bahwa saat ini, jumlah pelaku usaha di Kota Makassar yang telah mengantongi izin edar BPOM masih tergolong rendah, yakni di bawah 50 pelaku usaha. Angka ini jauh dari harapan dan potensi UMKM yang ada di wilayah tersebut.
BBPOM Makassar secara aktif mendorong UMKM untuk segera memiliki izin edar, bukan hanya sebagai pemenuhan regulasi, tetapi juga sebagai strategi vital untuk meningkatkan branding, membangun kepercayaan konsumen, serta mendongkrak nilai jual produk. Langkah ini diharapkan mampu membantu UMKM bersaing di pasar yang lebih luas.
Advertisement
Advertisement
Tantangan dan Upaya BBPOM Makassar dalam Peningkatan Izin Edar
Minimnya jumlah UMKM yang memiliki izin edar di Makassar menjadi tantangan utama bagi BBPOM. Yosef Dwi Irwan Prakasa Setiawan menjelaskan bahwa izin edar adalah fondasi penting bagi UMKM untuk memastikan produk mereka aman dan memenuhi standar kualitas. Tanpa izin edar, produk UMKM akan sulit menembus pasar modern dan bersaing dengan produk lain yang telah tersertifikasi.
Untuk mengatasi kendala ini, BBPOM Makassar telah meluncurkan berbagai program insentif yang dirancang khusus untuk UMKM. Program-program tersebut meliputi pendampingan perizinan secara komprehensif, layanan pengujian produk gratis, serta keringanan biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berkisar antara Rp150 ribu hingga Rp250 ribu setelah diskon.
Selain itu, BBPOM Makassar juga mengimplementasikan program Starlink atau Sertifikasi Layanan Keliling. Melalui inisiatif ini, petugas BBPOM melakukan pengujian sampel makanan langsung di lapangan untuk memastikan bahwa produk UMKM di Makassar aman, bermutu, dan layak konsumsi, sekaligus mempermudah akses UMKM terhadap layanan pengujian.
Advertisement
Advertisement
Dukungan Keamanan Pangan dan Sinergi dengan Pemerintah Kota
BBPOM Makassar tidak hanya fokus pada izin edar, tetapi juga siap mendukung aspek keamanan pangan dalam berbagai program pemerintah, termasuk inisiatif makan gratis. Lembaga ini berkomitmen untuk memastikan bahwa semua produk yang digunakan dalam program tersebut memenuhi standar kesehatan yang ketat. Pelatihan dan pengawasan intensif akan terus dilakukan guna mencegah potensi kasus keracunan pangan.
Kesiapan BBPOM Makassar untuk diberdayakan menunjukkan komitmen mereka dalam mendukung program unggulan Pemerintah Kota Makassar, khususnya dalam pemberdayaan UMKM. Sinergi antara BBPOM dan pemerintah daerah sangat krusial untuk menciptakan ekosistem UMKM yang kuat dan berdaya saing.
Menanggapi hal ini, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin turut menegaskan pentingnya sertifikasi layak sanitasi dan higienitas bagi seluruh pelaku UMKM, terutama di sektor kuliner. Kebijakan ini dianggap vital tidak hanya untuk menjamin kesehatan masyarakat, tetapi juga untuk meningkatkan daya saing sektor pariwisata Kota Makassar secara keseluruhan.
Advertisement
Advertisement
Manfaat Izin Edar untuk Peningkatan Daya Saing UMKM Makassar
Kepemilikan izin edar dan sertifikat layak sanitasi bukan sekadar formalitas, melainkan investasi penting bagi UMKM. Sertifikasi ini secara langsung meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk, yang pada gilirannya akan berdampak positif pada peningkatan penjualan dan perluasan pasar. Produk yang tersertifikasi memiliki nilai jual lebih tinggi dan lebih mudah diterima di berbagai saluran distribusi.
Wali Kota Munafri Arifuddin secara tegas menyatakan, "Saya selalu menegaskan kepada seluruh UMKM, terutama yang bergerak di bidang makanan, wajib memiliki sertifikat layak sanitasi dan higienitas. Ini menjadi syarat mutlak." Penekanan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah terhadap kualitas dan keamanan produk UMKM.
Dengan adanya dukungan dari BBPOM Makassar melalui berbagai insentif dan program pendampingan, serta dorongan kuat dari Pemerintah Kota Makassar, diharapkan semakin banyak UMKM yang termotivasi untuk mengurus izin edar. Peningkatan kepemilikan izin edar UMKM Makassar akan memperkuat citra produk lokal, membuka peluang ekspor, dan pada akhirnya, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Advertisement
Sumber: AntaraNews