Borong 7 Medali SEA Games 2025, Martina Ayu Diguyur Bonus Rp3,4 Miliar

Martina menjadi atlet Indonesia yang meraih medali terbanyak di SEA Games 2025.

Lizsa Egeham
Oleh Lizsa Egeham - Reporter
Borong 7 Medali SEA Games 2025, Martina Ayu Diguyur Bonus Rp3,4 Miliar
Borong 7 Medali SEA Games 2025, Martina Ayu Diguyur Bonus Rp3,4 Miliar (Merdeka.com)

Atlet triathlon putri Indonesia, Martina Ayu Pratiwi, menerima bonus sebesar Rp3,4 miliar dari Presiden Prabowo Subianto atas prestasi gemilangnya meraih tujuh medali pada ajang SEA Games Thailand 2025.

Presiden Prabowo menyerahkan secara simbolis bonus kepada Martina dan para atlet peraih medali SEA Games di Istana Negara Jakarta, Kamis (8/1). Martina menjadi atlet Indonesia yang meraih medali terbanyak di SEA Games 2025.

"Total dapat 7 medali, lima emas dan 2 perak. Total dari semua medali ini Rp3,4 miliar," kata Martina usai penyerahan bonus di Istana Negara Jakarta, Kamis.

Pertama Kalinya Mengikuti SEA Games

Martina mengatakan ini merupakan pertama kalinya mengikuti SEA Games. Dia tak menampik banyak suka duka dan pengorbanan selama proses latihan menuju SEA Games 2025, salah satunya jauh dari keluarga.

"Untuk strugglingnya ya di latihannya siang-siang, harus tetap latihan, hujan panas enggak peduli cuaca kita tetap latihan. Jauh dari keluarga, banyak pengorbanan yang dilaluin," jelasnya.

Atlet berusia 22 tahun itu berencana menggunakan bonus tersebut untuk investasi di masa depan. Selain itu, bonus tersebut akan dipergunakan Martina untuk membantu kedua orangtuanya.

"Bonusnya nanti buat tentunya investasi masa depan untuk menunjang prestasi yang lebih tinggi lagi dan untuk membantu kedua orang tua yang ada di rumah," tutur Martina.

Tak Miliki Target

Saat ini, Martina sudah mulai menjalani pelatihan untuk persiapan mengikuti Asian Games 2026. Dia mengaku tak memiliki target raihan medali di Asian Games mendatang.

"Untuk persiapan Asian Games sebenarnya sudah mulai dari tanggal 5 (Januari) kemarin. Terus ternyata ada undangan untuk datang ke Istana, mungkin sedikit tertunda. Mungkin setelah ini mulai lagi berlatih persiapan di Asian Games nanti," ujar dia.

Dalam kesempatan ini, Martina memberikan sejumlah pesan untuk para atlet Indonesia. Dia berpesan agar para atlet disiplin berlatih dan tak mudah menyerah dalam mencapai prestasi.

"Mungkin untuk para atlet yg ada di Indonesia, semangat terus berlatih saya tau tidak mudah untuk mencapai prestasi yang tinggi ini, disiplin. Yanf paling penting, latihan, fokus, semangat," kata Martina.

Presiden Prabowo Subianto Resmi Menyerahkan Penghargaan

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto resmi menyerahkan penghargaan berupa bonus kepada atlet Sea Games ke-33 yang berhasil membawa pulang medali ke Tanah Air. Prabowo mengundang para atlet hingga pelatih ke Istana Negara, Kamis (8/1/2026) untuk menyerahkan bonus.

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengatakan jumlah medali yang berhasil dibawa para atlet Sea Games ke-33 Thailand yakni, 91 emas, 111 perak, dan 131 perunggu. Jumlah medali emas yang berhasil dibawa pulang melebihi target yang ditetapkan.

"Alhamdulillah target juga di atas Pak, yang tadinya 80 emas kita mendapatkan 91 emas. Dan tentu dilengkapi dengan 111 perak dan 131 perunggu," kata Erick Thohir dalam acara pemberian penghargaan atlet Sea Games ke-33 Thailand Tahun 2025 di Istana Negara Jakarta, Kamis (8/1/2026).

Adapun atlet peraih medali emas tunggal mendapat bonus sebesar Rp1 miliar. Ini merupakan bonus tertinggi yang didapat atlet sepanjang sejarah Indonesia.

Sementara itu, peraih medali perak tunggal mendapat Rp315 juta, peraih medali perunggu tunggal Rp157 juta. Kemudian, peraih medali emas beregu mendapat Rp500 juta per orang.

Selanjutnya, peraih medali perak beregu mendapat bonus Rp220.500.000 per orang. Sedangkan, peraih medali perunggu beregu mendapat Rp110.250.000 per orang

Erick menyampaikan total anggaran bonus untuk atlet maupun pelatih mencapai Rp465.250.000.000. Menurut dia, bonus tersebut sudah disalurkan kepada para atlet dan pelatih melalui Bank BRI.

"Terima kasih Bapak (Presiden) perhatiannya. Tentu ini terdiri dari medali emas tunggal sebesar Rp1 miliar. Ini terbesar sepanjang sejarah juga ini karena Bapak. Terima kasih," kata Erick.

Rekomendasi