Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Kapolda Kepri) Irjen Pol Asep Safrudin telah mengeluarkan instruksi penting kepada Satuan Tugas (Satgas) Pangan. Instruksi ini bertujuan untuk memastikan pemantauan berkala terhadap ketersediaan dan harga bahan pokok penting (bapokting) di wilayah tersebut. Langkah ini diambil sebagai upaya proaktif guna mencegah potensi kelangkaan pasokan serta lonjakan harga yang tidak wajar di pasaran.
Pemantauan intensif ini menjadi krusial, khususnya menjelang bulan suci Ramadhan dan perayaan Idul Fitri yang biasanya diikuti peningkatan permintaan. Dengan koordinasi erat bersama berbagai pemangku kepentingan, Satgas Pangan Polda Kepri diharapkan dapat menjaga stabilitas ekonomi masyarakat. Fokus utama adalah memastikan distribusi berjalan lancar dan tidak ada praktik spekulasi yang merugikan konsumen.
Asep Safrudin menekankan pentingnya peran Satgas Pangan dalam mengontrol pendistribusian sembilan bahan pokok. Hal ini untuk memastikan tidak terjadi penimbunan yang dapat menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga, yang pada akhirnya akan berpengaruh pada konsumsi masyarakat.
Advertisement
Advertisement
Peran dan Koordinasi Satgas Pangan dalam Menjaga Stabilitas Harga
Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin menegaskan bahwa Satgas Pangan Polda Kepri selalu berkoordinasi aktif dengan berbagai pihak terkait. Koordinasi ini melibatkan pemerintah provinsi, kabupaten/kota, serta Perum Bulog untuk mengontrol pendistribusian sembilan bahan pokok.
Pemantauan berkelanjutan ini sangat penting untuk memastikan tidak ada oknum spekulan yang memanfaatkan situasi. Praktik penimbunan atau kenaikan harga yang tidak wajar dapat mempengaruhi daya beli dan konsumsi masyarakat secara luas.
Selain itu, Satgas Pangan juga menjalin komunikasi dengan Badan Pangan Nasional dan Satgas Pangan pusat. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi jika terjadi kekurangan barang di pasar, sehingga pasokan dapat segera diatasi.
Advertisement
Advertisement
Pemantauan Harga Bapokting dan Tantangan Kenaikan Harga Beras
Berdasarkan laporan terkini dari Satgas Pangan Polda Kepri dan Direktorat Intelijen, belum terjadi kekurangan signifikan bahan pokok di lapangan. Kapolda Asep Safrudin menyatakan bahwa harga juga belum menunjukkan kenaikan yang berarti di wilayah Kepri.
Namun, Kasatgas Pangan Polda Kepri Kombes Pol Silvester Simamora mengakui adanya isu kenaikan harga beras di pasaran yang melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET). HET beras saat ini adalah Rp14.500 per kilogram, namun di pasaran beras premium merk Harum Emas dijual Rp16 ribu per kilogram, sementara HET-nya Rp15.400 per kg.
Tim Satgas Pangan terus memantau faktor penyebab kenaikan harga beras ini dan berupaya agar harga dapat kembali turun di bawah HET. Pengawasan ketat terus dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan harga menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri.
Advertisement
Selain beras, harga telur ayam terpantau Rp59 ribu per papan, dan harga daging ayam Rp45 ribu per kilogram. Satgas Pangan berkomitmen untuk menjaga stabilitas harga bapokting demi kenyamanan masyarakat.
Sumber: AntaraNews