Propam Polda Kalsel Razia THM, Sasar Anggota TNI-Polri Jelang Nataru 2025/2026

Propam Polda Kalsel Razia THM bersama POM TNI menjelang Nataru 2025/2026 untuk memastikan tidak ada anggota yang melanggar, temukan personel tanpa surat perintah.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Propam Polda Kalsel Razia THM, Sasar Anggota TNI-Polri Jelang Nataru 2025/2026
Propam Polda Kalsel Razia THM bersama POM TNI menjelang Nataru 2025/2026 untuk memastikan tidak ada anggota yang melanggar, temukan personel tanpa surat perintah. (AntaraNews)

Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) bersama jajaran Polisi Militer (POM) dari TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara (TNI AD, TNI AL, TNI AU) menggelar operasi gabungan. Operasi ini menyasar tempat hiburan malam (THM) di wilayah Banjarmasin dan sekitarnya.

Kegiatan ini dilaksanakan secara intensif menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Tujuannya adalah untuk memastikan tidak ada anggota TNI maupun Polri yang melanggar ketentuan atau berada di THM tanpa surat perintah resmi.

Langkah preemtif dan preventif ini diambil guna menjaga citra serta kepercayaan masyarakat terhadap institusi TNI dan Polri. Kolaborasi ini juga menjadi wujud sinergitas antara kedua lembaga dalam mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Sinergitas TNI-Polri Jaga Disiplin Anggota di THM

Kepala Bidang Propam Polda Kalsel, Kombes Pol Hery Purnomo, menegaskan bahwa pengawasan terhadap personel Polri dan TNI di tempat hiburan malam akan dilakukan secara terus-menerus. Hal ini bertujuan untuk memastikan kepatuhan dan kedisiplinan anggota dalam menjaga sikap dan perilaku.

Sikap dan perilaku anggota yang rentan terjadi pelanggaran, terutama di lingkungan THM, menjadi fokus utama operasi ini. Propam Polda Kalsel bertekad untuk meminimalisir potensi pelanggaran yang dapat merusak nama baik institusi.

Kolaborasi dengan unsur TNI dari POM Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara merupakan bentuk nyata sinergitas. Ini selaras dengan visi pemerintah dalam mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Temuan Pelanggaran dan Sanksi Tegas

Selama pelaksanaan razia yang dipimpin oleh Kepala Subbidang Provos Polda Kalsel, AKBP Zaenal Arifien, di sejumlah THM besar di Banjarmasin, ditemukan adanya anggota Polri yang melanggar. Beberapa personel Polri kedapatan berada di THM tanpa dilengkapi surat perintah dari atasan.

Temuan ini menunjukkan bahwa masih ada anggota yang mengabaikan prosedur dan ketentuan yang berlaku. Propam Polda Kalsel berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap pelanggaran yang ditemukan.

Bagi anggota yang terbukti melanggar, akan dijatuhi sanksi sesuai aturan yang berlaku di lingkungan Polri. Penegakan disiplin ini diharapkan dapat memberikan efek jera dan meningkatkan kesadaran seluruh personel akan pentingnya menjaga etika dan profesionalisme.

Komitmen Berkelanjutan untuk Citra Institusi

Operasi gabungan ini bukan hanya sekadar razia sesaat, melainkan merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan. Komitmen tersebut untuk menjaga integritas dan citra positif TNI dan Polri di mata masyarakat.

Polda Kalsel dan POM TNI akan terus bersinergi dalam upaya pencegahan dan penindakan pelanggaran disiplin. Hal ini demi mewujudkan aparat keamanan yang profesional, berintegritas, dan dipercaya publik.

Masyarakat diharapkan dapat terus memberikan dukungan dan informasi jika menemukan adanya indikasi pelanggaran yang dilakukan oleh anggota TNI atau Polri. Partisipasi aktif publik sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang tertib dan aman.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi